Selasa, 16 April 2024

AS Tahan Dua Prajurit yang Diduga Bocorkan Informasi Militer Sensitif ke Cina

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Sebanyak dua prajurit Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) telah ditangkap karena diduga memberikan informasi militer yang ‘sensitif’ ke Cina. Informasi itu berupa rincian tentang teknis persenjataan, operasi angkatan laut hingga latihan strategis tempur.

Dilansir dari BBC, Jumat (4/8), otoritas Departemen Kehakiman menyampaikan bahwa Jinchao Wei alias Patrick Wei (22), seorang warga negara AS yang dinaturalisasi, dituduh membocorkan informasi pertahanan nasional ke intelijen Cina. Wei sendiri bertugas sebagai masinis di kapal serbu amfibi USS Essex dan memiliki izin keamanan maupun akses ke informasi sensitif tentang kapal tersebut.

Baca Juga: ECOWAS Kirim Delegasi untuk Negosiasi dengan Pemimpin Militer di Nigeria

Sementara, Wenheng Zhao atau Thomas Zhao (26) yang bertugas di Pangkalan Angkatan Laut Ventura County, juga ditangkap karena menjual dokumen foto dan video militer sensitif. Zhaodisebut menerima sekitar $ 15.000 usai membocorkan cetak biru sistem radar yang ditempatkan di pangkalan militer AS di Okinawa, Jepang.

“Ketika seorang prajurit atau pelaut memilih uang tunai daripada negara dan menyerahkan informasi pertahanan nasional, itu merupakan tindakan pengkhianatan. Kita harus siap untuk bertindak,” kata Pengacara AS Randy Grossman.

Baca Juga: Masyarakat Ukraina Dipaksa Jadi Warga Negara Rusia, Benarkah?

Jika terbukti bersalah, Wei terancam hukuman penjara 20 tahun hingga seumur hidup, sedangkan dakwaan terhadap Zhao memiliki hukuman maksimal 20 tahun. Namun, tidak dijelaskan apakah keduanya bersekongkol dengan pihak intel Cina yang sama.

Otoritas AS menduga kedua insiden ini merupakan bagian dari spionase terorganisir Cina untuk mendapatkan informasi militer rahasia. Sebelumnya, AS pun pernah menuduh Cina mencoba melakukan spionase menggunakan sebuah balon udara yang terbang di sekitar markas Pentagon. (bp)

BERITA TERBARU

INFRAME

Panglima TNI Pimpin Serah Terima Jabatan KSAU

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menyerahkan bendera panji Swa Bhuwana Paksa kepada Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) yang baru Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono. Upacara serah terima jabatan (sertijab) tersebut berlangsung di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (5/4).

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER