POLKAM

Antisipasi Bencana, Presiden Prabowo Tekankan Lumbung Pangan Berjenjang di Papua

Presiden RI Prabowo Subianto
Presiden RI Prabowo Subianto. (Foto: Dok. Setpres/BPMI)

Jakarta, IDM – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan ketahanan pangan berlapis hingga tingkat desa menjadi kunci utama dalam menghadapi bencana alam dan kondisi darurat.

Penegasan tersebut disampaikan saat Presiden memberikan arahan kepada Kepala Daerah se-Papua serta unsur KEPP-OKP di Istana Negara, Jakarta.

Prabowo menjelaskan berbagai bencana yang melanda Sumatra Utara, Aceh, dan Sumatra Barat menunjukkan betapa pentingnya kesiapan pangan saat akses transportasi dan komunikasi terputus.

Baca Juga: Presiden Prabowo Ingatkan Elite tak Saling Menyalahkan di Tengah Bencana Sumatra

Menurutnya, wilayah yang memiliki cadangan pangan mandiri akan lebih mampu bertahan dalam situasi krisis.

Oleh karena itu, Presiden meminta agar sistem lumbung pangan dibangun secara berjenjang, mulai dari desa hingga tingkat nasional.

Pemerintah, kata Prabowo, akan mendorong sekaligus membantu pembentukan lumbung desa, kecamatan, kabupaten, provinsi, hingga lumbung pangan nasional.

“Kita harus ada lumbung desa, lumbung kecamatan, lumbung kabupaten, lumbung provinsi, dan lumbung nasional. Kita akan bantu agar setiap kabupaten bisa swasembada pangan,” tegasnya.

Baca Juga: Presiden Prabowo: Negara Harus Tegas, tak Boleh Tunduk pada Kepentingan Korporasi

Prabowo menilai ketahanan pangan merupakan fondasi utama keberlangsungan bangsa. Menurutnya, tidak ada peradaban besar yang bertahan lama tanpa sistem pangan yang kuat dan mandiri.

“Kemampuan menjamin makanan bagi rakyat adalah dasar kehidupan sebuah bangsa. Karena itu, swasembada pangan menjadi fondasi transformasi bangsa kita,” ujarnya.

Secara khusus, Kepala Negara menekankan percepatan pembangunan Papua secara menyeluruh dengan ketahanan pangan sebagai pilar utama pembangunan. (Ykb)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.