Akhiri Konflik, Hamas-Israel Sepakat Gencatan Senjata dan Pertukaran Tawanan

Jakarta, IDM – Hamas dan Israel menyepakati gencatan senjata serta pertukaran tawanan untuk mengakhiri perang di Gaza yang telah berlangsung selama 15 bulan.
Berdasarkan pernyataan bersama antara Qatar, Mesir dan Amerika Serikat (AS), gencatan senjata akan mulai berlaku pada 19 Januari mendatang. Para negosiator tengah bekerja sama dengan Israel dan Hamas untuk mengambil langkah-langkah dalam melaksanakan kesepakatan tersebut.
Baca Juga: Iran Luncurkan Kapal Intelijen ‘Zagros’
"Negara Qatar, Republik Arab Mesir, dan Amerika Serikat mengumumkan bahwa pihak-pihak yang bertikai di Gaza telah mencapai kesepakatan untuk membebaskan sandera dengan imbalan sandera dan tahanan, serta kembali ke ketenangan yang berkelanjutan yang pada akhirnya mencapai gencatan senjata permanen antara pihak-pihak tersebut. Kesepakatan tersebut diharapkan mulai berlaku pada 19 Januari 2025," tulis pernyataan bersama tersebut melansir platform X @MofaQatar_EN, Kamis (16/1).
Kesepakatan tiga tahap itu akan dimulai dengan periode 42 hari, yang akan membebaskan 33 tawanan Israel dan beberapa tawanan Palestina sekaligus penarikan pasukan Israel. Tahap pertama juga mencakup peningkatan akses dan distribusi bantuan kemanusiaan dalam skala besar di seluruh Jalur Gaza.
Baca Juga: Rusia Luncurkan Serangan Udara Terhadap Fasilitas Listrik Ukraina
"Negara Qatar, Republik Arab Mesir, dan Amerika Serikat menegaskan bahwa kebijakan mereka sebagai penjamin perjanjian ini adalah membantu memastikan bahwa ketiga tahapannya akan dilaksanakan sepenuhnya oleh kedua belah pihak. Oleh karena itu, para mediator akan bekerja sama untuk memastikan bahwa para pihak melaksanakan kewajiban mereka dalam perjanjian dan bahwa ketiga tahapan tersebut berlanjut sepenuhnya. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































