Zelensky Sebut Pasukan Korut Kembali Bertempur dengan Rusia

Jakarta, IDM – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa pasukan Korea Utara (Korut) kembali bertempur di wilayah Kursk, usai laporan bahwa Rusia telah menarik mundur mereka karena mengalami kerugian besar.
Intelijen Ukraina meyakini lebih dari 10.000 tentara Korut dikerahkan ke Kyiv sejak tahun lalu untuk membantu Rusia melawan Ukraina. Sekitar 4.000 diantaranya telah tewas, terluka, hilang, atau ditangkap. Lalu, diantara 4000 tentara itu, 1000 orang diyakini tewas pada pertengahan Januari.
Baca Juga: Pecahan Rudal Pantsir-S Ditemukan dalam Pesawat ‘Azerbaijan Airlines’ yang Jatuh Tahun Lalu
Pada awal Februari lalu, juru bicara Pasukan Operasi Khusus militer Ukraina, Kolonel Oleksandr Kindratenko melaporkan bahwa pasukan Korut telah ditarik mundur dari garis depan pertempuran karena sudah tidak terlihat selama beberapa minggu.
"Serangan baru terjadi di wilayah operasi Kursk, tentara Rusia dan tentara Korut kembali dikerahkan. Sejumlah besar penjajah telah disingkirkan, kita berbicara tentang ratusan prajurit Rusia dan Korut," imbuh Zelensky melansir President.gov.ua, Sabtu (8/2).
Baca Juga: Ukraina Terima Pesawat Tempur dari Prancis dan Belanda
Pengerahan pasukan Korut, yang tidak pernah dikonfirmasi secara resmi oleh Moskow atau Pyongyang, seharusnya memperkuat pasukan Rusia dan membantu mereka memukul mundur pasukan Ukraina.
Namun hingga kini, Ukraina mengklaim masih menguasai sebagian besar wilayah Rusia, sesuatu yang dianggap Zelensky dapat menjadi alat tawar-menawar dalam negosiasi mendatang. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































