INTERNASIONAL

Zelensky Sebut Dokumen Jaminan Keamanan AS Siap Finalisasi

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. (Foto: Dok. X/Volodymyr Zelensky)

Jakarta, IDM – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa dokumen terkait jaminan keamanan dengan Amerika Serikat (AS) sudah siap untuk difinalisasi oleh Presiden Donald Trump.

Sebagai landasan dari rencana pascakonflik, Ukraina telah mencari jaminan keamanan dari AS dan sekutu Barat lainnya untuk membantu Ukraina jika Rusia kembali menyerang.

Zelensky, delegasi AS dan para pemimpin yang tergabung dalam 'Coalition if the Willing' sebelumnya telah bertemu di Paris untuk mendiskusikan kerangka perdamaian dan dukungan jangka panjang.

Baca Juga: Indonesia Resmi Jadi Presiden Dewan HAM PBB untuk Pertama Kali

Ukraina merumuskan kesepakatan damai setelah proposal dari AS, yang berisi 28 poin, dianggap tidak dapat diterima sepenuhnya. Setelah perundingan panjang, AS untuk akhirnya menyatakan mendukung gagasan Kyiv untuk memberikan jaminan keamanan bagi Ukraina.

"Dokumen bilateral tentang jaminan keamanan untuk Ukraina pada dasarnya sudah siap untuk diselesaikan di tingkat tertinggi dengan presiden (Trump)," kata Zelensky melalui platform X, Jumat (9/1).

Ia menuturkan, pertemuan di Paris membahas "isu-isu kompleks" dari kerangka kerja yang sedang dibahas untuk mengakhiri konflik yang hampir empat tahun lamanya, dan Kyiv telah menyampaikan solusinya untuk hal-hal tersebut.

Ia pun kembali menyerukan agar negara-negara Barat memberi tekanan lebih lanjut setelah Rusia menyerang infrastruktur energi Kyiv, dengan alasan bahwa kredibilitas jaminan keamanan di masa depan harus ditunjukkan dengan respons pada tahap ini.

Baca Juga: Khawatir AS Ambil Alih, Sekutu Eropa Dukung Greenland

Meskipun kerangka kerja telah disepakati hampir sepenuhnya, masih ada isu-isu pelik yang perlu diselesaikan termasuk seputar kendali atas pembangkit nuklir Zaporizhzhia serta tuntutan Rusia kepada Kyiv untuk menyerahkan sebagian wilayah strategis penting.

"Kami memahami bahwa pihak Amerika akan berdialog dengan Rusia, dan kami mengharapkan umpan balik tentang apakah pihak agresor benar-benar bersedia mengakhiri perang," tambah Zelensky.

Ukraina dan sekutu juga membahas dokumen yang berkaitan dengan pemulihan pascaperang dan pembangunan ekonomi Ukraina. Menurut perkiraan World Bank tahun lalu, rekonstruksi dan pemulihan Ukraina membutuhkan biaya sebesar $524 miliar. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.