Wamenhan Rusia Diduga Menerima Suap, Terancam 15 Tahun Penjara

Jakarta, IDM – Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Rusia, Timur Ivanov dituduh menerima suap dan kini ditahan oleh pengadilan di Moskow. Ia diduga menerima suap setidaknya satu juta rubel (lebih dari 10.000 dolar AS) dan dapat menghadapi hukuman 15 tahun penjara jika terbukti bersalah.
Baca Juga: AS akan Segera Tarik 1000 Pasukan dari Niger
Dilansir dari TASS, Rabu (24/4), menurut Komite Investigasi Rusia, Ivanov ditahan karena dicurigai melakukan 'suap skala besar' (bagian 6, pasal 290 KUHP Rusia), atau lebih dari satu juta rubel. Ia dituduh menerima suap sebagai bagian dari kelompok terorganisir saat melakukan pekerjaan kontrak dan subkontrak untuk Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia.
Juru Bicara Kementerian Pertahanan Rusia, Dmitry Peskov mengatakan bahwa Presiden Vladimir Putin dan Menhan Sergey Shoigu telah mendapat informasi terbaru mengenai situasi ini. Pria berumur 47 tahun itu telah menjabat sebagai Wamenhan Rusia sejak Mei 2016.
Baca Juga: Inggris Dakwa Dua Warga atas Tindakan Mata-mata untuk Cina
Berdasarkan laporan TASS, Ivanov ditahan ketika berada di tempat kerjanya dan tidak mengakui tuduhan tersebut. Ia pun akan ditahan di fasilitas penahanan pra-sidang Lefortovo selama penyelidikan awal. (bp)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































