Wakil Ketua Komisi I DPR Kecam Rencana Israel Kuasai Gaza

Jakarta, IDM – Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta mengecam keras adanya rencana Israel untuk menguasai sepenuhnya Kota Gaza.
Hal itu sebagaimana diungkapkan jurnalis Timur Tengah yang bekerja untuk situs berita Amerika Serikat (AS) Axios Barak Ravid pada Jumat (8/8).
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berencana menguasai kota Gaza dengan mengevakuasi semua penduduk ke kamp-kamp pusat untuk kemudian melakukan penguasaan total Kota Gaza. Rencana tersebut dikabarkan telah disetujui Kabinet Israel.
Baca Juga: DPR RI: Pengibaran Bendera ‘One Piece’ Pada Tanggal 17 Agustus Melanggar UU
Sukamta menyebut rencana kuasai Kota Gaza akan sangat membahayakan keselamatan warga sipil yang saat ini kondisinya sudah sangat berat.
"Ini menunjukkan betapa kejinya Israel, mereka berdalih ingin melumpuhkan Hamas dan gerakan perlawanan lainnya padahal maksud sesungguhnya adalah menguasai wilayah Gaza dan mengusir serta membunuh warga sipil sampai tidak ada lagi yang tersisa,” ungkap Sukamta dalam keterangan tertulis, Sabtu (9/8).
“Jika rencana ini jadi dilaksanakan, akan sangat berisiko dengan semakin banyak korban sipil,” tambahnya.
Sukamta menyebut rencana Israel kuasai Kota Gaza juga menunjukkan Pemerintahan Netanyahu tidak punya itikad baik untuk gencatan senjata.
Baca Juga: Komisi I DPR RI Dukung Penguatan Struktur Baru Kementerian Pertahanan
"Selama ini Israel dan AS menuduh Hamas sebagai sebab belum tercapainya perundingan gencatan senjata, padahal sangat jelas yang jadi penyebabnya adalah Israel. Israel hingga detik ini masih bernafsu untuk kuasai Gaza dan melakukan genosida,” paparnya.
Sukamta menegaskan rencana Israel akan sangat menghambat upaya gencatan senjata. Oleh sebab itu, Sukamta berharap dunia internasional tidak tinggal diam atas rencana tersebut.
"Deklarasi New York belum lama ini, menunjukkan dukungan internasional yang semakin kuat untuk segera menghentikan kekejian Israel,” tuturnya.
“Saya berharap negara-negara yang tergabung dalam deklarasi tersebut utamamya Inggris, Prancis dan Kanada bisa turut mendesak dihentikannya rencana Israel tersebut. Karena jelas akan bahayakan rencana two state solution,” tandas Sukamta. (Ykb)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































