INTERNASIONAL

Ukraina Targetkan Produksi 30.000 Drone Jarak Jauh dan 3.000 Rudal Tahun Ini

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (Foto: Dok. President.gov.ua)

Jakarta, IDM – Ukraina berencana memproduksi sekitar 30.000 drone jarak jauh dan 3.000 rudal pada tahun 2025. Hal itu merupakan salah satu prioritas Ukraina tahun ini, yang menggelontorkan UAH 2,2 triliun untuk militer.

"Hari ini saya akan mengumumkan prioritas utama pemerintah dan arah yang akan kita tuju pada tahun 2025. Pertama-tama, pertahanan dan keamanan negara kita," kata Perdana Menteri Ukraina Denys Shmyhal melansir Interfax Ukraine, Senin (6/1).

Baca Juga: Hizbullah Peringatkan Israel Konsekuensi Akibat Langgar Gencatan Senjata

"Kami memiliki anggaran tertinggi sepanjang masa untuk memenuhi kebutuhan tentara dan memperkuat industri pertahanan. Secara total, UAH 2,2 triliun telah dialokasikan untuk pertahanan dan keamanan," sambungnya.

Ia menjelaskan, target produksi 30.000 drone jarak jauh dan 3.000 rudal sepanjang tahun ini merupakan bagian dari proyek 'Victory Weapons'. Hal ini dilakukan sebagai upaya mencukupi kebutuhan persenjataan sekaligus mengurangi ketergantungan Ukraina terhadap bantuan militer dari negara sekutu.

Baca Juga: Korut Luncurkan Rudal untuk Perdana di 2025

"Sebagai bagian dari proyek Victory Weapons, kami akan meluncurkan kontrak jangka panjang dengan produsen selama tiga hingga lima tahun. Kami akan memberikan perhatian khusus pada komponen jangkauan dan program rudal. Tugas dari Presiden Ukraina adalah memproduksi sedikitnya 30.000 pesawat nirawak jarak jauh. Perusahaan-perusahaan Ukraina juga berencana untuk memproduksi sekitar 3.000 rudal jelajah dan rudal drone," imbuhnya.

Rencana produksi puluhan drone dan ribuan rudal ini diungkapkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada November tahun lalu. "Kami tengah mempercepat semua upaya terkait produksi pesawat nirawak. Tahun depan, Ukraina akan memproduksi sedikitnya 30.000 pesawat nirawak jarak jauh. Sasaran kami adalah memproduksi sedikitnya 3.000 rudal jelajah dan rudal drone," ungkap Zelensky saat itu. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.