Ukraina Klaim Tembak Jatuh Puluhan Drone dan Rudal Rusia dalam Semalam

Jakarta, IDM – Otoritas militer Ukraina mengatakan bahwa pasukan Rusia telah melakukan serangan udara berupa 19 rudal dan 32 drone udara, yang berhasil di tembak jatuh dalam semalam.
Dilansir dari VOA, Kamis (30/5), Serhiy Lysak, gubernur wilayah Dnipropetrovsk di Ukraina tengah, mengatakan tujuh drone berhasil ditembak jatuh di wilayah tersebut. Sebagian dari puing-puing drone menyebabkan kerusakan pada beberapa rumah dan fasilitas listrik.
Baca Juga: Usai Kirim Balon Berisikan Sampah ke Korsel, Korut Luncurkan 10 Rudal Balistik
Rudal dan drone pun ditembak jatuh di wilayah lainnya yaitu Cherkasy, Kherson, Khmelnytskyi, Kirovohrad, Kyiv, Odesa, Vinnytsia, dan Zaporizhzhia.
Sementara, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pihaknya menghancurkan lima drone Ukraina di wilayah barat daya Krasnodar. Pertahanan udara Rusia pun disebut menembak jatuh delapan rudal taktis di Laut Azov dan delapan drone di dekat Semenanjung Krimea.
Baca Juga: Cina Pamer Robot Anjing Ketika Latihan Militer dengan Kamboja
Dalam pernyataan terpisah, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa hampir 100 negara dan organisasi internasional akan mengambil bagian dalam konferensi perdamaian yang akan digelar di Swiss pada pertengahan Juni mendatang. Namun, Rusia nampaknya tidak diundang untuk berpartisipasi dalam konferensi tersebut.
“Rusia tidak lagi dalam posisi untuk mengganggu konferensi tersebut, meskipun mereka berusaha keras untuk melakukannya," kata Zelensky. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































