Ukraina Klaim Tembak Jatuh 10 Rudal Rusia di Kyiv

Jakarta, IDM - Ibu Kota Ukraina kembali diserbu serangan rudal dan pesawat nirawak (drone) oleh pasukan Rusia, Jumat (19/12). Sekitar 10 rudal dan lebih dari 20 drone berhasil di tembak jatuh di wilayah udara Ibukota Kyiv dan Kota Dnipro dalam semalam.
Dilansir dari Reuters, Jumat (26/5), Angkatan udara Ukraina mengatakan telah menembak jatuh 10 rudal yang ditembakkan dari Laut Kaspia, 23 drone Shahed buatan Iran dan dua drone pengintai selama semalam. Sementara itu, disebutkan bahwa Rusia telah meluncurkan sebanyak 17 rudal dan 31 drone mulai Kamis malam pukul 10:00 waktu setempat dan berlanjut hingga pukul 5:00 pagi.
Baca Juga: Think Tank AS: Pembangunan Stasiun Satelit Militer Korut Hampir Rampung
Serangan semalam telah merusak beberapa pemukiman, atap pusat perbelanjaan dan gudang lostik di Kyiv. Kerusakan serupa juga menimpa Kota Dnipro. Namun, hingga kini tidak ada laporan korban tewas di kedua wilayah tersebut.
"Itu adalah malam yang sangat sulit. Musuh melancarkan serangan massal ke wilayah itu dengan rudal dan drone. Dnipro telah menderita," kata gubernur wilayah Dnipropetrovsk Serhiy Lysak melalui aplikasi pesan Telegram resminya.
Baca Juga: Tambah Sanksi Baru, Jepang Kecam Penyebaran Senjata Nuklir Rusia di Belarus
Sebelumnya, Presiden Volodymyr Zelenskyy juga mengungkapkan situasi genting di Kyiv. Menurutnya, pasukan bersenjata dan sistem pertahanan udara Ukraina selalu siap siaga menghadapi serangan dari Rusia. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































