Ukraina Klaim Lakukan Serangan Balasan Skala Besar di Wilayah Bagian Tenggara

Jakarta, IDM - Ukraina mengklaim bahwa pihaknya telah melancarkan serangan balasan skala besar terhadap pasukan Rusia. Serangan itu difokuskan untuk merebut kembali wilayah bagian tenggara Ukraina.
Dilansir dari AP, Jumat (28/7), Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyebut pasukan negaranya telah memperkuat serangan balasan. "Pasukan kami di garis depan telah berjuang dengan hasil yang sangat bagus," katanya.
Baca Juga: Pererat Kerja Sama Pertahanan, AS akan Kirim Kapal Penjaga Pantai ke Papua Nugini
Senada, Otoritas militer Ukraina mengklaim serangan balasan kini fokus pada wilayah bagian tenggara. Ukraina juga disebut telah memukul mundur Rusia di sepanjang garis depan sekitar 1.000 kilometer dengan bantuan senjata dari barat.
Dalam pernyataan terpisah, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken turut mengatakan "pertempuran sangat sengit" sedang terjadi selama beberapa minggu terakhir.
Baca Juga: Presiden Korea Utara Pamer Rudal Balistik Jarak Jauh ke Menhan Rusia
“Kami percaya bahwa alat, pelatihan dan saran yang telah kami bagikan dengan pihak Ukraina selama berbulan-bulan menempatkan mereka pada posisi yang baik menuju kesuksesan dalam memulihkan wilayah yang telah diambil Rusia dari Ukraina,” kata Blinken saat berkunjung ke Selandia Baru.
Sementara, Presiden Rusia Vladimir Putin menilai serangan Ukraina "tidak berhasil". Menurutnya, upaya Ukraina itu telah ditangani dengan baik oleh pasukannya. "Semua upaya serangan balik dihentikan, dan Ukraina telah dipukul mundur dengan banyak korban," katanya. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































