Ukraina Klaim Kuasai Hampir 1.300 Kilometer Wilayah Kursk Rusia

Jakarta, IDM – Kepala Angkatan Darat Ukraina mengungkapkan bahwa pasukan mereka telah berhasil menguasai hampir 1.300 kilometer persegi wilayah Kursk, Rusia sejak operasi pada 6 Agustus lalu.
Dilansir dari Reuters, Selasa (27/8), Jenderal Oleksandr Syrskyi pun menyebut pasukan Ukraina telah menangkap 594 tawanan Rusia. Namun, pernyataannya tidak didukung bukti atau dokumentasi apapun.
Baca Juga: Presiden Ukraina Sebut Rusia Luncurkan Ratusan Rudal dan Drone dalam Semalam
“Musuh menyeret pasukan dari arah lain, sehingga melemahkan mereka. Mereka mencoba membuat lingkaran pertahanan di sekitar kelompok pasukan penyerang kami dan merencanakan tindakan serangan balik,” kata Syrskyi, mengomentari situasi perang di Kursk.
Sebelumnya, Presiden Volodymyr Zelensky mengatakan Rusia telah meluncurkan 81 drone, beberapa rudal jelajah dan rudal balistik ke Zaporizhzhia, Ukraina pada Senin. Serangan itu menewaskan 16 orang serta menyebabkan pemadaman listrik.
Baca Juga: Pesawat Militer Y-9 Cina Langgar Wilayah Udara, Jepang: Tidak Dapat Diterima
“Kami pasti akan menanggapi Rusia atas serangan ini dan semua serangan lainnya. Kejahatan terhadap kemanusiaan tidak bisa dibiarkan begitu saja,” tulis Zelensky melalui platform X. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































