Ukraina Klaim Hancurkan 35 Drone Rusia dalam Semalam

Jakarta, IDM – Ukraina mengklaim telah menghancurkan 35 drone Shahed-136/131 buatan Iran yang diluncurkan Rusia ke beberapa kota di negara tersebut.
Sebanyak 30 diantaranya disebut menargetkan Ibu Kota Kyiv pada Selasa (9/5) dini hari. Serangan tersebut menjadi yang terbesar sejak awal bulan Mei dan telah melukai setidaknya lima orang akibat puing-puing drone jatuh ke pemukiman sipil.
Baca Juga: Tingkatkan Pertahanan Udara, NATO Gelar Latihan Terbesar di Atlantik Utara
“Ini adalah serangan pesawat tak berawak paling masif di ibu kota selama semalam,” tulis Walikota Kyiv Vitali Klitschko melalui Telegram resminya.

Sementara itu, melansir Kyiv Independent, media lokal Ukraina, melaporkan bahwa selama 24 jam terakhir, Rusia telah meluncurkan sekitar 61 serangan udara berupa rudal ke beberapa wilayah selain Kyiv, yaitu oblast Kharkiv, Kreson, Mykolaiv, dan Odesa.
Baca Juga: Jet Israel Kembali Serang Gaza, Tewaskan 10 Orang
Menurut Presiden Volodymyr Zelensky, serangan Moskow meningkat menjelang tanggal 9 Mei, yang diperingati sebagai 'Victory Day' atau Hari kemenangan terhadap menyerahnya tentara Nazi pada 1945. Rusia juga disebut telah membatasi parade militer skala besar di Kremlin yang biasa dilakukan sesuai tradisi selama bertahun-tahun karena kekhawatiran keamanan dan unit militer yang menipis. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































