Ukraina Klaim Berhasil Rebut Delapan Wilayah dari Pasukan Rusia

Jakarta, IDM - Ukraina mengklaim bahwa pihaknya telah memukul mundur pasukan Rusia dari delapan wilayah yang dalam serangan balasan yang berlangsung selama dua minggu terakhir. Desa terbaru yang diambil alih itu dilaporkan berada di wilayah selatan Zaporizhzhia.
Dilansir dari Reuters, Senin (19/6), Wakil Menteri Pertahanan Ukraina Hanna Maliar mengatakan pasukan Ukraina tidak hanya merebut kembali desa Piatykhatky tetapi telah berhasil merebut 113 km persegi wilayah dari Rusia.
Baca Juga: Kunjungi Beijing, Menlu AS Sepakat Atasi Ketegangan dengan Cina
“Selama dua minggu operasi ofensif di arah Selatan Berdiansk dan Mariupol, kini delapan pemukiman telah dibebaskan,” kata Maliar.
Keberhasilan pasukan Ukraina itu disebut merupakan wujud semangat dan kekuatan militer dalam menembus garis pertahanan Rusia selama berbulan-bulan. Ditambah lagi, desa Piatykhatky dianggap sangat penting karena terletak sekitar 90 km dari pantai.
Dalam pernyataan terpisah, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy memuji upaya pasukannya dan mengatakan dia akan melanjutkan pembicaraan dengan sekutu untuk mendapat tambahan pasokan senjata maupun amunisi sesegera mungkin.
Baca Juga: Korut Akui Gagal Saat Uji Coba Satelit Militer
"Pasukan kita terus maju, posisi demi posisi, selangkah demi selangkah, kita maju terus. Kini, yang utama adalah kecepatan pasokan," kata Zelensky.
Sementara, Rusia mengklaim mereka telah menggagalkan upaya pasukan Ukraina untuk merebut desa Novodonetske di wilayah Donetsk timur. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































