Ukraina Buat Proposal Baru untuk Damai dengan Rusia

Jakarta, IDM – Ukraina telah mengirimkan proposal menanggapi rancangan yang diajukan oleh Amerika Serikat (AS) untuk mengakhiri konflik dengan Rusia.
"Rancangan itu mempertimbangkan visi Ukraina – ini adalah proposal lebih lanjut untuk solusi yang memadai terhadap masalah-masalah yang ada," ujar otoritas Ukraina yang mengetahui hal tersebut, melansir AFP, Kamis (11/12).
Baca Juga: Putin Pastikan Rusia Dukung Indonesia Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir
"Kami tidak akan mengungkapkan detailnya sambil menunggu reaksi dari pihak Amerika," sambungnya.
Adapun, proposal AS mencakup konsesi teritorial Ukraina ke Rusia, yang dipandang oleh Kyiv dan sekutu Eropa sebagai hanya menuruti tuntutan Rusia. Dengan demikian, pihak Ukraina berupaya merevisi proposal tersebut.
Baca Juga: Putin: Indonesia jadi Mitra Tradisional Rusia dalam Kerja Sama Teknis-Militer
Pada pekan lalu, Zelensky menyatakan telah melakukan pertemuan daring dengan delegasi AS. Pertemuan itu, kata dia, fokus menyusun dokumen mengenai rekonstruksi dan pemulihan ekonomi Ukraina.
"Kami juga telah memperbarui refleksi kami tentang 20 poin dokumen kerangka kerja untuk mengakhiri perang. Keamanan secara keseluruhanlah yang akan menentukan keamanan ekonomi dan mendukung lingkungan bisnis yang aman," kata Zelensky melalui platform X. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































