INTERNASIONAL

Turki Tangkap 2.554 Buron Usai Serangan Bom di Ankara

Turki
Turki amankan senjata dari berbagai provinsi. (Foto: Dok. X/Ali Yerlikaya)

Jakarta, IDM - Turki telah menangkap sekitar 2.554 buronan sebagai bagian dari operasi kontra-terorisme nasional usai militan Kurdi berupaya meledakkan bom di area gedung pemerintah Ankara pada beberapa waktu lalu.

Dilansir dari Reuters, Senin (9/10), Menteri Dalam Negeri Turki Ali Yerlikaya mengatakan bahwa segala unsur yang berkaitan dengan kelompok teroris PKK dan YPG merupakan target utama bagi pasukan bersenjata Turki.

"Semua hal milik milisi pemberontak PKK dan YPG Kurdi Suriah adalah target yang sah bagi pasukan Turki," kata Ali.

Baca Juga: Turki Luncurkan Serangan Udara ke Militan Kurdi di Suriah

Yerlikaya menyebut upaya menangkap para buronan itu sebagai 'Operasi Pahlawan'. Menurutnya, sebanyak 12 orang akhirnya ditangkap setelah menjadi buron selama 10 tahun. Sementara ribuan lainnya telah buron sekitar lima tahun.

Ribuan buronan itu ditangkap karena berbagai alasan, seperti berafiliasi dengan teroris, kepemilikan senjata api tanpa izin atau menyelundupkan senjata, hingga melakukan penyerangan terhadap otoritas keamanan Turki.

“Kami tidak akan membiarkan buronan penjahat berkeliaran. Kami bertekad untuk menangkap dan menyerahkan mereka ke pengadilan,” ujarnya.

Baca Juga: Presiden Azerbaijan Siap Gelar Pembicaraan Damai dengan Armenia

Sebelumnya, sebanyak dua anggota PKK telah berupaya mengebom gedung Kementerian Dalam Negeri di Ankara. Satu tersangka melakukan bom bunuh diri, dan lainnya ditembak mati oleh polisi.

Sejak serangan itu, Ankara telah melancarkan serangkaian serangan udara dan serangan darat terhadap sasaran-sasaran militan di utara Suriah dan Irak, sambil meningkatkan operasi keamanan di dalam negeri. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.