INTERNASIONAL

Trump Tekankan Tidak Berperang Melawan Venezuela

Presiden AS Donald Trump.
Presiden AS Donald Trump. (Foto: Dok. War.gov)

Jakarta, IDM – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan bahwa negaranya tidak sedang berperang melawan Venezuela, setelah menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro pada pekan lalu.

Melansir NBC News, Selasa (6/1), ia menegaskan AS tidak sedang melawan Venezuela melainkan memerangi jaringan narkoba di negara tersebut. Penangkapan Maduro merupkan bagian dari operasi itu, yang dituduh menggunakan kekuasaan untuk melanggengkan perdagangan narkoba bersama kartel ke AS.

"Tidak. Kita sedang berperang dengan orang-orang yang menjual narkoba. Kita sedang berperang dengan orang-orang yang mengosongkan penjara mereka ke negara kita dan mengosongkan pecandu narkoba mereka dan mengosongkan rumah sakit jiwa mereka ke negara kita," imbuh Trump.

Baca Juga: Menhan Venezuela Sebut Pengawal Presiden Maduro Tewas dalam Operasi Militer AS

Lebih lanjut, ia juga mengungkapkan bahwa sekelompok pejabat AS akan membantunya mengawasi keterlibatan AS di Venezuela, antara lain Menteri Luar Negeri Marco Rubio, Menteri Pertahanan Pete Hegseth, Wakil Kepala staf Gedung Putih Stephen Miller, dan Wakil Presiden JD Vance.

"Ini adalah kelompok yang terdiri dari semua orang. Mereka memiliki semua keahlian, keahlian yang berbeda," katanya.

Terkait pemerintahan Venezuela usai Maduro ditangkap, Trump berambisi untuk memperbaiki kekacauan negara itu sehingga pemilihan umum dapat dilakukan.

Baca Juga: PBB Peringatkan Operasi Militer AS ke Venezuela Langgar Hukum Internasional

"Kita harus memperbaiki negara ini terlebih dahulu. Anda tidak bisa mengadakan pemilu. Tidak mungkin rakyat bisa memberikan suara. Tidak, itu akan membutuhkan waktu. Kita harus memulihkan kesehatan negara ini," ujarnya.

Selain itu, katanya, AS mungkin akan menyubsidi perusahaan minyak untuk membangun kembali infrastruktur energi Venezuela, sebuah proyek yang menurutnya bisa memakan waktu kurang dari 18 bulan.

"Saya pikir kita bisa melakukannya dalam waktu kurang dari itu, tetapi akan membutuhkan banyak uang," pungkasnya. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.