INTERNASIONAL

Trump Pertimbangkan Kirim Tomahawk ke Ukraina

Rudal Tomahawk
Rudal Tomahawk. (Foto: Dok. Wikimedia)

Jakarta, IDM – Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) JD Vance mengungkapkan bahwa pihaknya sedang mempertimbangkan permintaan Ukraina atas rudal jarak jauh Tomahawk guna menghadapi serangan Rusia.

Melansir siaran Fox News Sunday, dikutip pada Senin (29/9), Vance mengatakan bahwa Presiden AS Donald Trump masih mempertimbangkan apakah akan menyetujui permintaan yang diajukan oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky tersebut. Zelensky meminta agar AS menjual Tomahawk ke negara-negara Eropa yang tergabung dalam 'coalition of the willing' dan mengirimnya ke Kyiv.

Baca Juga: Perkuat Misi SAR, Thailand Tambah Dua Helikopter H225

"Saat ini, seperti yang dikatakan presiden, kami sedang mempertimbangkannya. Kami tentu saja sedang mempertimbangkan sejumlah permintaan dari Eropa," kata Vance.

"Kami tidak lagi hanya memberikan banyak uang dan senjata. Yang kami lakukan adalah meminta Eropa untuk membeli persenjataan tersebut. Itu menunjukkan keterlibatan Eropa dalam hal ini. Saya pikir itu membuat mereka benar-benar terlibat, baik dalam apa yang terjadi di tetangga mereka sendiri, tetapi juga dalam proses perdamaian yang telah didorong oleh presiden. Soal Tomahawk, itu adalah sesuatu yang akan diputuskan oleh presiden," sambungnya.

Rudal Tomahawk memiliki jangkauan sekitar 2.500 km dan akan menjadi andalan Ukraina saat menghadapi serangkaian serangan rudal dan drone Rusia.

Baca Juga: Perwira TNI Pimpin Pelatihan Kesehatan Mental di Lebanon

Trump sebelumnya dilaporkan menolak permintaan Ukraina untuk penggunaan rudal jarak jauh dalam konflik. Namun, perubahan sikap terjadi di tengah upaya kesepakatan damai yang tak kunjung tercapai. Menurut Vance, Rusia harus menyadari bahwa serangan militernya telah menewaskan banyak orang dan minim hasil.

"Kami telah aktif mengupayakan perdamaian sejak awal pemerintahan [Trump], tetapi Rusia harus sadar dan menerima kenyataan di sini. Banyak orang yang sekarat. Mereka tidak membuahkan banyak hasil," pungkasnya. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.