INTERNASIONAL

Tiga Negara Arab Kembali Terjunkan Bantuan ke Gaza

Bantuan Kemanusiaan di Gaza.
Angkatan Bersenjata UEA terjunkan bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza. (Foto: Dok. X/MOD UAE)

Jakarta, IDM – Mesir, Yordania, dan Uni Emirat Arab (UEA) kembali mengirimkan bantuan kemanusiaan melalui udara ke Jalur Gaza pada beberapa waktu lalu, guna menekan kelaparan akibat agresi Israel terhadap masyarakat di wilayah tersebut.

"Pasukan Yordania melakukan operasi penerjunan udara tahap baru untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan kepada saudara-saudara kita di Jalur Gaza, bekerja sama dengan Angkatan Udara UEA," kata otoritas Yordania melansir AA, Kamis (31/7).

Baca Juga: Pesawat Tempur F-35 Angkatan Laut AS Jatuh, Pilot Berhasil Lontarkan Diri

Penerjunan itu dilakukan menggunakan dua pesawat C-130 milik Angkatan Udara Yordania dan mitranya dari UEA serta berkoordinasi dengan Organisasi Amal Hashemite Yordania pada Rabu (30/7) waktu setempat.

"Sebanyak 16 ton makanan dan susu formula bayi telah dijatuhkan di berbagai wilayah Jalur Gaza, sehingga total bantuan yang dikirimkan melalui penerjunan udara selama beberapa hari terakhir menjadi sekitar 73 ton pasokan penting," katanya.

Selain itu, juru bicara Angkatan Bersenjata Mesir, Brigadir Jenderal Gharib Abdel Hafez mengumumkan bahwa empat pesawat angkut militer telah lepas landas dari negaranya "dengan muatan berton-ton bantuan pangan untuk melakukan operasi penerjunan udara di wilayah-wilayah di Jalur Gaza yang sulit diakses melalui darat."

Ia menuturkan, langkah ini bertujuan untuk meringankan kondisi kehidupan yang keras dan kekurangan pasokan makanan yang dihadapi oleh penduduk Jalur Gaza. Pengiriman bantuan melalui darat pun terus berlanjut secara paralel.

Baca Juga: PBB Tegaskan Gaza Butuh Gencatan Senjata Permanen Bukan Jeda Taktis

Hal ini dilakukan setelah Israel mengizinkan masuknya bantuan ke Gaza dalam jumlah terbatas. Mereka juga menerapkan jeda operasi militer di wilayah-wilayah tertentu di Jalur Gaza.

Kendati demikian, ratusan truk bantuan dilaporkan masih terjebak di perbatasan dan belum dapat memasuki Gaza. Otoritas Palestina menyatakan, setidaknya butuk 600 truk bantuan setiap hari untuk memenuhi kebutuhan harian 2,4 juta penduduk wilayah tersebut. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.