Tewaskan Puluhan Orang, Afghanistan-Pakistan Sepakat Gencatan Senjata

Jakarta, IDM – Afghanistan dan Pakistan sepakat gencatan senjata setelah pecahnya konfrontasi di perbatasan. Kesepakatan ini dicapai melalui perundingan yang dimediasi oleh Qatar dan Turki.
"Selama negosiasi, kedua belah pihak sepakat untuk segera melakukan gencatan senjata dan membangun mekanisme untuk memperkuat perdamaian dan stabilitas abadi antara kedua negara," tulis Kementerian Luar Negeri Qatar melalui platform X, Minggu (19/10).
Baca Juga: Iran Sebut tak Lagi Terikat Perjanjian Nuklir
Lebih lanjut, Afghanistan-Pakistan juga sepakat untuk menggelar pertemuan lanjutan dalam beberapa hari mendatang. Tujuannya untuk memastikan keberlanjutan gencatan senjata menuju terciptanya keamanan dan stabilitas kedua negara.
"Langkah penting ini akan berkontribusi untuk mengakhiri ketegangan di perbatasan antara kedua negara sahabat dan membangun fondasi yang kokoh bagi perdamaian berkelanjutan di kawasan," pungkasnya.
Sebelumnya, kedua negara saling tuduh telah memulai bentrokan di perbatasan sepanjang 2.600 km, yang menewaskan puluhan orang termasuk warga sipil dan melukai ratusan lainnya.
Baca Juga: Serahkan Jenazah Tawanan, Hamas Desak Israel Buka Akses Bantuan di Gaza
Militer Pakistan menuduh Taliban gagal menindak Tehrik-i-Taliban Pakistan (TTP), jaringannya yang telah meningkatkan serangan lintas batas di wilayah Pakistan. TTP juga disebut beroperasi dari tempat persembunyian di Afghanistan.
Namun, Taliban membantah tuduhan tersebut. Sebaliknya, Pakistan disebut sengaja menyebarkan informasi palsu untuk mendestabilisasi Kabul. Mereka juga menuduh Pakistan melindungi militan yang berafiliasi dengan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS), guna melemahkan Taliban. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































