Terima Pasokan Senjata Tambahan, Ukraina Siap Gandakan Pertahanan Udara

Jakarta, IDM – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa negaranya siap untuk menggandakan kapasitas pertahanan udara setelah menerima sistem Patriot dari Jerman pada beberapa waktu lalu.
Rusia dilaporkan telah melakukan serangan udara terhadap fasilitas listrik pusat Ukraina pada Mei lalu, sehingga menyebabkan pemadaman skala besar. Oleh sebab itu, Zelensky mengatakan Ukraina butuh setidaknya tujuh sistem Patriot tambahan untuk melindungi diri dari serangan Rusia tersebut.
Baca Juga: Putin Sebut Perundingan Damai Dengan Ukraina Dapat Berlandaskan Hal Ini
“Saya menetapkan tugas bagi tim kami untuk menggandakan kemampuan pertahanan kami musim panas ini, terutama Patriot dan lainnya,” kata Zelensky yang merujuk juga pada sistem Hawk Amerika Serikat dan Iris Jerman, melansir Reuters, Sabtu (6/7).
Sebelumnya, ia juga menyampaikan terima kasih kepada Jerman karena telah memasok Patriot. Sistem pertahanan udara itu dikirim usai Zelensky selama berbulan-bulan meminta sekutu untuk memasok lebih banyak persenjataan.
Baca Juga: Rusia Peringatkan NATO atas Peningkatan Postur Militer di Perbatasan
Sementara, Duta Besar Jerman untuk Ukraina Martin Jaeger menyebut Patriot yang dipasok tersebut akan semakin memperkuat pertahanan Ukraina, khususnya dalam melindungi warga sipil dan infrastruktur strategis. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































