Terima Dua Sistem Pertahanan Udara Baru, Zelensky: Mampu Mencegat Apa pun

Jakarta, IDM - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menerima bantuan dua sistem pertahanan udara baru yang menurutnya dapat menembak jatuh apapun di tengah konflik bersenjata dengan Rusia.
Baca Juga: Kuburan Massal Ditemukan di Gaza, Palestina Tuntut Penyelidikan Internasional
Dilansir dari President.gov.ua, laman resmi kepresidenan Ukraina, Sabtu (3/2), Zelensky mengumumkan pihaknya telah menerima dua sistem pertahanan udara baru tetapi tidak memberika rincian terkait jenis maupun asal senjata tersebut. Ia menyebut kedatangan bantuan itu sebagai puncak dari “bekerja tanpa kenal lelah di berbagai tingkat selama berbulan-bulan”.
"Dua sistem pertahanan udara telah tiba di Ukraina. Tentu saja semua detailnya tidak boleh dibicarakan di depan umum. Tapi ini adalah sistem yang mampu mencegat apa pun. Meskipun sistem ini masih belum memadai untuk melindungi Ukraina sepenuhnya, kami berupaya mencapai tujuan ini setiap hari," ujarnya.
Baca Juga: Filipina Berencana Beli Kapal Selam untuk Perkuat Kedaulatan Maritim
Memperkuat pertahanan udara telah menjadi salah satu prioritas utama untuk mempertahankan kota-kota besar dan infrastruktur dari serangan rudal dan drone Rusia. Sebelumnya, Zelensky juga pernah memuji sistem pertahanan udara Patriot buatan Amerika Serikat karena telah melindungi langit Ukraina dari semua jenis rudal Rusia. (bp)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































