INTERNASIONAL

Tambah Anggaran Pertahanan, Kanada akan Capai Target 2% NATO

Perdana Menteri Kanada Mark Carney.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney. (Foto: Dok. X/Mark Carney)

Jakarta, IDM – Perdana Menteri Kanada Mark Carney mengatakan bahwa negaranya akan meningkatkan anggaran pertahanan hingga mencapai target yang ditetapkan NATO yakni sebesar 2% dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Dalam mencapai tujuan itu, Kanada berkomitmen untuk meningkatkan anggaran pertahanan lebih dari $9 miliar pada tahun fiskal 2025-2026, lima tahun lebih cepat dari rencana awal.

Baca Juga: Israel Tahan Kapal Bantuan Bawa 12 Aktivis yang Menuju Gaza

Pada tahun 2024, Kanada menggelontorkan 1,4% dari PDB untuk pertahanan. Selama kampanye awal tahun ini, Carney telah berjanji untuk mencapai target 2% pada tahun 2030. Namun, Carney optimis bahwa target itu akan dicapai pada bulan Maret tahun depan.

“Di tengah dunia yang semakin berbahaya dan terpecah belah, Kanada harus menegaskan kedaulatannya. Kami akan segera mendapatkan peralatan dan teknologi baru, membangun kapasitas industri pertahanan, dan memenuhi komitmen pertahanan NATO tahun ini. Kanada akan memanfaatkan peluang ini dengan urgensi dan tekad," kata Carney melansir Pm.gc.ca, laman Perdana Menteri Kanada, Selasa (10/6).

Anggaran itu akan difokuskan untuk meningkatkan kualitas dan jumlah Angkatan Bersenjata. Kanada juga akan mengembangkan drone dan sensor baru untuk memantau dasar laut dan perairan Arktik.

Baca Juga: Usai Bertikai, Thailand-Kamboja Sepakat Meredakan Ketegangan di Perbatasan

Kanada pun akan modernisasi pesawat maupun aset militer lainnya, meningkatkan produksi amunisi dalam negeri serta mengembangkan kemampuan serangan presisi jarak jauh.

Adapun, rencana ini diungkapkan usai Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte mendorong anggota aliansi untuk menambah anggaran pertahanan hingga mencapai 5% dari PDB. Menurutnya, anggaran akan diprioritaskan untuk mengakuisisi lebih banyak sistem persenjataan jarak jauh, pertahanan udara, dan kendaraan tempur. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.