INTERNASIONAL

Taiwan Kecam Latma Militer Cina di Sekitar Kawasan

Sukhoi SU-30
Pesawat tempur SU-30 Cina (Foto: Dok. Chinamil.com)

Jakarta, IDM - Taiwan mengecam tindakan Cina yang melakukan latihan militer di sekitar wilayahnya, Senin (9/1). Selama kurang dari satu hari, Kementerian Pertahanan Taiwan mengklaim telah mendeteksi 57 pesawat Cina.

Cina menganggap Taiwan sebagai bagian dari pemerintahannya. Berulang kali, Cina memberlakukan tekanan militer, politik dan ekonomi demi menegaskan klaim yang didasarkan atas faktor historis tersebut.

Dilansir dari Chinamil.com, Senin (9/1), Tentara Cina telah melakukan latihan keamanan guna memperkuat postur kekuatan militer di sekitar Taiwan. "Patroli keamanan dan latihan tempur nyata melibatkan pasukan dari berbagai matra dan senjata di perairan dan wilayah udara sekitar Pulau Taiwan," ujar Kementerian Pertahanan Cina.

Latihan ini berfokus pada skenario menghadapi serangan udara maupun laut serta menguji kemampuan menghadapi tindakan Taiwan yang disebut provokatif dan separatis. "Ini bertujuan untuk menguji kemampuan tempur gabungan pasukan dan dengan tegas melawan tindakan kolusi dan provokatif dari pasukan eksternal dan pasukan separatis kemerdekaan Taiwan," ujarnya.

Dilansir dari Reuters, Senin (9/1), Taiwan mengecam tindakan latihan militer itu dan mengatakan Cina telah membuat "tuduhan tidak berdasar." Taiwan mengklaim bahwa perdamaian dan stabilitas di kawasan merupakan tanggung jawab bersama antara Taiwan dan Cina.

Baca: Genjatan Senjata ditolak, Konflik Ukraina-Rusia Berlanjut

"Militer negara sangat memahami situasi di Selat Taiwan dan daerah sekitarnya dan merespons dengan tenang," ujar Kementrian Pertahanan Taiwan.

Selama 24 jam terakhir, Kementrian Pertahanan Taiwan mengklaim telah mendeteksi 57 pesawat Cina dan 28 pesawat diantaranya memasuki garis median Selat Taiwan, sebuah wilayah yang membatasi perbatasan kedua negara. Beberapa pesawat itu seperti pesawat tempur Su-30, J-16 serta pesawat pengebom H-6 berkemampuan nuklir. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.