Swiss Setuju Jadi Tuan Rumah KTT Perdamaian Ukraina

Jakarta, IDM - Pemerintah Swiss setuju untuk menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) perdamaian mengenai Ukraina atas permintaan Presiden Volodymyr Zelensky pada beberapa waktu lalu.
“Atas permintaan presiden Ukraina, Swiss setuju untuk menjadi tuan rumah pertemuan puncak mengenai formula perdamaian. Rincian lebih lanjut kini sedang dikerjakan," kata Pemerintah Swiss melansir Reuters, Selasa (16/1).
Baca Juga: Turki Luncurkan Serangan Udara Terhadap Markas Kurdi di Utara Irak dan Suriah
Swiss yang sebelumnya netral, kini membantu menemukan resolusi perang dengan Rusia yang dimulai sejak Februari 2022. Keputusan Swiss untuk menjadi tuan rumah itu pun diraih saat pertemuan Zelensky dengan Presiden Swiss Viola Amherd di Bern.
“Kami terbuka bagi semua negara yang menghormati kedaulatan dan integritas wilayah kami di KTT perdamaian. Kami ingin negara-negara Selatan hadir. Penting bagi kami untuk menunjukkan bahwa seluruh dunia menentang agresi Rusia, dan seluruh dunia mendukung perdamaian yang adil," kata Zelensky.
Zelensky dan Amherd tidak memberikan rincian kapan KTT itu akan digelar. Namun, Zelensky sempat mengatakan bahwa ia ingin Cina memainkan “peran besar” di resolusi perdamaian tersebut.
Baca Juga: Perkuat Eropa, Inggris Kirim 20.000 Tentara untuk Gabung Latihan NATO
“Kami sangat ingin Cina terlibat dalam formula (perdamaian) kami, serta dalam pertemuan puncak tersebut,” ujarnya.
Zelensky pertama kali mengumumkan formula perdamaiannya pada pertemuan puncak G20 di bulan November. Isinya antara lain menyerukan pemulihan integritas wilayah Ukraina, penarikan pasukan Rusia dan penghentian konflik, serta pembebasan semua tahanan. (bp)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































