Swedia Umumkan Bantuan Militer Baru untuk Ukraina Senilai US$444 Juta

Jakarta, IDM – Swedia akan mengirimkan paket bantuan militer yang ke-17 ke Ukraina dengan nilai total 4,6 miliar SEK (sekitar US$444 juta).
"Paket tersebut, senilai 4,6 miliar SEK, memenuhi kebutuhan militer Ukraina dan menciptakan kebebasan bertindak untuk masa depan. Paket tersebut mencakup sumbangan material, pengadaan langsung, unit material, dan kontribusi finansial," tulis Kementerian Pertahanan (Kemhan) Swedia, melalui Government.se, Rabu (11/9).
Baca Juga: Gelar Latihan Militer dengan Cina, Putin Sebut untuk Hadapi Pengaruh AS di Pasifik
Bantuan terbaru ini juga mencakup peralatan tempur darat seperti sistem rudal antipesawat RBS 70, enam kapal serbu cepat CB90, peluncur granat, amunisi berbagai kaliber, alat pelindung tubuh dan perlengkapan lainnya.
"Saat ini, mentransfer JAS Gripen ke Ukraina bukanlah pilihan yang tepat, karena akan mengganggu prioritas pengenalan jet tempur F-16. Namun, secara paralel Pemerintah Swedia terus berupaya untuk menetapkan kondisi bagi kemungkinan dukungan masa depan untuk jet tempur JAS 39 Gripen ke Ukraina," katanya.
Baca Juga: Puluhan Negara Bahas Implikasi Penggunaan AI di Ranah Militer
Hingga kini, Swedia kini telah memberikan dukungan militer sebesar 48,1 miliar SEK (sekitar US$ 4,6 miliar) ke Ukraina sejak Februari 2022. Sedangkan, selama tahun 2024 Swedia telah memberi bantuan militer sebesar 25 miliar SEK (sekitar US$ 2,4 miliar). (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































