INTERNASIONAL

Situasi Kemanusiaan Kritis, UNRWA Serukan Gencatan Senjata di Gaza

Jalur Gaza
Bagunan yang hancur di Jalur Gaza. (Foto: Dok. Unrwa.org)

Jakarta, IDM - Badan bantuan PBB untuk pengungsi Palestina atau UNRWA menyerukan untuk segera diberlakukan gencatan senjata di wilayah Gaza. Sebab, situasi kemanusiaan sudah semakin krisis dan 'tidak ada tempat aman' di wilayah tersebut.

“Tingkat kehancuran ini belum pernah terjadi sebelumnya. Tragedi kemanusiaan yang terjadi di bawah pengawasan kami sungguh tak tertahankan,” kata Philippe Lazzarini selaku Komisaris Jenderal UNRWA melansir Unrwa.org, Selasa (31/10).

Baca Juga: Cina Sebut Kapal Filipina Memasuki Salah Satu Wilayah di LCS Secara Ilegal

"Saya telah mengatakannya berkali-kali, dan saya akan mengatakannya lagi, tidak ada tempat yang aman di Gaza," tegasnya.

Lazzarini menjelaskan, lebih dari setengah juta warga di Gaza terpaksa meninggalkan rumah mereka akibat aksi konflik Hamas-Israel, yang telah berlangsung selama tiga minggu. Para warga sipil itu kini berlindung di sekolah-sekolah dan bangunan milik UNRWA, dengan stok makanan dan air yang sangat sedikit.

"Lebih dari 670.000 pengungsi kini berada di sekolah dan gedung UNRWA yang penuh sesak," katanya.

Baca Juga: AS dan Korsel Gelar Latma Udara, Libatkan 130 Pesawat Militer

Meskipun bantuan kemanusiaan sudah mulai memasuki Gaza melalui perbatasan Mesir, tetapi jumlahnya tidak cukup. Terlebih lagi, Israel menolak mengizinkan pengiriman bahan bakar, karena dikhawatirkan akan digunakan oleh pihak Hamas. Sehingga, beberapa rumah sakit yang beroperasi mengandalkan bahan bakar di wilayah itu berisiko tutup.

"Hampir 70 persen dari mereka yang dilaporkan terbunuh adalah anak-anak dan perempuan. Save the Children melaporkan bahwa hampir 3.200 anak terbunuh di Gaza hanya dalam waktu tiga minggu," imbuh Lazzarini. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.