INTERNASIONAL

Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL Temukan Sisa Bahan Peledak Aktif Milik Israel

Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S/UNIFIL
Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S/UNIFIL berkoordinasi dengan tim patroli Spanyol dan LAF di titik penemuan sisa bahan peledak aktif. (Foto: Dok. PMPP TNI)

Jakarta, IDM - Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S/UNIFIL menemukan sisa bahan peledak aktif yang diduga milik militer Israel atau Israel Defense Force (IDF) di wilayah misi pada beberapa waktu lalu.

Melansir PMPP TNI, Senin (11/8), sisa bahan peledak itu ditemukan oleh personel Task Force Bravo (TF-B) Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S/UNIFIL, yang merupakan satuan di bawah komando Sector East.

Baca Juga: Sekjen PBB Kecam Rencana Israel Ambil Alih Kota Gaza

Bermula ketika TF-B mendapat tugas mengawal personel PIO dan jurnalis dari Sector East serta Naqoura untuk meliput kegiatan patroli personel Sector East dari Spanyol Battalion.

IDF
Sisa bahan peledak aktif yang diduga milik IDF ditemukan Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL di sekitar Blue Line. (Foto: Dok. PMPP TNI)

Saat peliputan berlangsung di sekitar Wazzani Resort, daerah Maisat yang berdekatan dengan Blue Line, tim TF-B menemukan sisa bahan peledak aktif yang diduga milik militer IDF.

Menanggapi temuan tersebut, tim TF-B segera mengamankan personel PIO dan jurnalis agar menjauh dari lokasi. Lalu, tim melaporkan kejadian kepada TOC Sector East, serta melakukan pengamanan perimeter. Koordinasi juga dilakukan dengan tim patroli Spanyol dan Lebanese Armed Force (LAF) di titik penemuan.

Baca Juga: Jaga Kesiapsiagaan Prajurit, Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL Gelar Primary Evaluation Meeting

Setelah LAF memastikan lokasi dalam kondisi aman, tim TF-B bersama rombongan dari Sector East melanjutkan perjalanan kembali menuju markas besar sektor timur.

“Perlu kita ketahui, di Lebanon khususnya perbatasan Lebanon–Israel (Blue Line), masih banyak ditemukan sisa bahan peledak aktif dari kedua belah pihak pasca eskalasi konflik. Oleh karena itu, setiap personel yang bertugas di lapangan harus selalu berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan," tulis PMPP TNI. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.