Rusia Peringatkan 'Konsekuensi Besar' Jika Jepang Pasok Sistem Pertahanan Udara untuk Ukraina

Jakarta, IDM - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova memperingatkan adanya 'konsekuensi serius' terhadap hubungan bilateral dengan Rusia, jika Jepang memasok sistem pertahanan udara Patriot untuk Ukraina.
Dilansir dari Reuters, Kamis (28/12), hubungan Jepang dan Rusia semakin meregang sejak dimulainya 'operasi khusus' Rusia di Ukraina pada Februari tahun lalu. Jepang memilih bergabung dengan sekutu Barat dan menjatuhkan sanksi ekonomi terhadap Rusia.
Baca Juga: Ukraina Klaim Hancurkan Kapal Novocherkassk Rusia
Beberapa waktu lalu, otoritas Jepang mengatakan pihaknya akan mempersiapkan pengiriman rudal pertahanan udara Patriot ke Amerika Serikat (AS), yang kemungkinan lanjut dikirim ke Ukraina. Hal itu dilakukan karena aturan ekspor senjata Jepang mencegah pengiriman persenjataaan ke negara yang sedang berperang.
“Jepang kehilangan kendali atas senjata yang kini bisa digunakan Washington untuk melakukan apa pun yang diinginkannya. Tidak dapat dipungkiri bahwa berdasarkan skema yang telah diuji, rudal Patriot akan mendarat di Ukraina,” kata Zakharova.
Baca Juga: Mesir Rancang Proposal Gencatan Senjata di Gaza
"Itu ditafsirkan sebagai tindakan permusuhan terhadap Rusia dan akan menimbulkan konsekuensi besar bagi Jepang dalam konteks hubungan bilateral," tambahnya.
Jepang juga berupaya mempererat kerja sama militer dengan Amerika Serikat melalui berbagai latihan gabungan. Tujuannya disebut untuk menjamin stabilitas perdamaian di kawasan. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































