Rusia Peringatkan akan Hancurkan Semua Senjata AS yang dikirim ke Ukraina

Jakarta, IDM – Rusia menegaskan pihaknya akan menargetkan semua senjata yang dikirim ke Ukraina, usai Amerika Serikat (AS) berencana untuk memasok sistem pertahanan udara Patriot.
Dilansir dari AA, Selasa (2/7), AS dikabarkan akan mentransfer sistem pertahanan udara Patriot yang sudah tua, yang ditempatkan di Israel ke Ukraina. Menanggapi hal itu, perwakilan tetap Rusia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Vassily Nebenzia memperingatkan bahwa Rusia akan menghancurkannya sama seperti senjata lain yang dipasok AS.
Baca Juga: Rusia Akan Respons Tegas Penerbangan Drone AS di Laut Hitam
“Kami melarang semua negara yang belum melakukan hal tersebut untuk menyediakan senjata untuk Ukraina. Nasib senjata-senjata yang pada akhirnya akan diekspor ke Ukraina dari mana saja sudah jelas. Senjata-senjata itu akan dimusnahkan seperti senjata lain yang dipasok oleh Barat dan AS ke Ukraina,” katanya.
Ia pun menyoroti pernyataan mantan Presiden AS Donald Trump baru-baru ini tentang mengakhiri perang Ukraina dalam satu hari jika ia terpilih kembali. “Krisis Ukraina tidak bisa diselesaikan dalam satu hari,” ujar Nebenzia.
Baca Juga: Kekurangan Pasukan Perang, Ukraina Bebaskan Bersyarat Narapidana
Menurutnya, Presiden Vladimir Putin sudah menyampaikan syarat jika ingin konflik bersenjata dengan Ukraina itu selesai. Pada 14 Juni lalu, ia meminta Ukraina untuk menarik pasukannya dari wilayah Donetsk, Luhansk, Kherson dan Zaporizhzhia; dan menuntut pembatalan semua sanksi anti-Rusia yang dilakukan negara-negara Barat. (bp)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































