Rusia Klaim Tembak Jatuh Rudal di Laut Hitam

Jakarta, IDM - Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia mengatakan bahwa pihaknya berhasil menjatuhkan rudal dan drone yang diluncurkan oleh Ukraina di Semenanjung Krimea dan bagian barat Laut Hitam pada beberapa waktu lalu.
Dilansir dari AA, Sabtu (6/1), unit pertahanan udara Rusia disebut telah "menggagalkan upaya serangan teroris" dengan mencegat lebih dari 30 drone di Semenanjung Krimea pada Jumat malam waktu setempat. Wilayah itu dianeksasi Rusia pada tahun 2014.
Baca Juga: Presiden Korut Perintahkan Peningkatan Produksi Peluncur Rudal
Dalam pernyataan terpisah, Kemhan Rusia juga mengklaim menjatuhkan empat rudal Ukraina pada Sabtu di Laut Hitam. Rudal yang dijatuhkan itu merupakan rudal jelajah Neptunus.
“Rudal Ukraina terdeteksi dan dihancurkan oleh sistem pertahanan udara yang bertugas di bagian barat laut Laut Hitam,” katanya.
Baca Juga: Filipina Tegaskan Terbuka untuk Upaya Diplomasi Atasi Ketegangan di Laut Cina Selatan
Sementara, Gubernur wilayah Belgorod Rusia, Vyacheslav Gladkov mengatakan bahwa Ukraina juga meluncurkan setidaknya 10 serangan udara yang menyebabkan dua warga sipil terluka. Belgorod merupakan wilayah perbatasan yang seringkali menjadi sasaran sejak awal konflik pada Februari 2022. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































