INTERNASIONAL

Rusia Kembali Gempur Soledar, Wilayah Industri Ukraina

Soledar
Konflik di Wilayah Soledar, Ukraina Timur (Foto: Dok. Mil.in.ua)

Jakarta, IDM - Pemerintah Ukraina melaporkan bahwa Rusia telah meningkatkan serangan terhadap wilayah Soledar di Ukraina Timur. Upaya penaklukan kota kecil itu dilakukan agar pasukan Rusia dapat mengepung kota terdekatnya, Bakhmut.

Dilansir dari The Guardian, Selasa (10/1), Wakil Menteri Pertahanan Ukraina Hanna Maliar mengatakan bahwa Rusia terus membentuk strategi demi menguasai wilayah Ukraina. Mereka berusaha untuk merebut Soledar, kota kecil sekaligus kawasan industri yang dinilai strategis.

"Musuh menyusun kembali pasukan mereka, menambah kerugian, mengerahkan kembali unit penyerangan tambahan, mengubah taktik, dan melancarkan serangan yang kuat. Dalam beberapa hari terakhir, serangan Rusia terfokus pada Soledar dalam upaya nyata untuk memutus kota Bakhmut,” ujar Maliar.

Menanggapi serangan Rusia yang terfokus di Soledar, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa upaya tersebut tidak akan berhasil karena pasukannya berada di posisi pertahanan yang maksimal. Ia pun berterima kasih atas perjuangan pasukannya yang diklaim berhasil menahan Rusia merebut Soledar.

“Saya berterima kasih kepada semua pejuang kami yang membela Bakhmut dan menunjukkan ketahanan maksimal. Saya berterima kasih kepada semua pejuang di Soledar yang menahan serangan yang bahkan lebih keras dari penjajah,” ujar Zelensky dilansir President.go.ua.

Baca: Hadapi Tantangan Global, Kanada Beli 88 Jet Tempur F-35

Pasukan Rusia telah berjuang selama berbulan-bulan untuk merebut Kota Bakhmut yang berjarak hanya 15 kilometer dari Soledar. Merebut Soledar akan menjadi pencapaian besar bagi Rusia, setelah mereka mengalami serangkaian kemunduran sejak Agustus tahun lalu. Rusia dapat menggunakan akses jaringan terowongan tambang garam Soledar yang tidak aktif sejak diinvasi, untuk menembus kota terdekatnya tersebut. Selain itu, penaklukan Soledar kemungkinan dapat memutus jalur pasokan utama tentara Ukraina di Bakhmut. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.