Rusia akan Modernisasi Sistem Pertahanan Udara di Sekitar Moskow

Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu mengumumkan rencana untuk memaksimalkan sistem pertahanan udara di sekitar Ibu Kota Moskow. Langkah tersebut dilakukan setelah rentetan drone atau pesawat nirawak melesat jauh dan menghantam wilayah yang hanya berjarak 100 km dari pusat pemerintahan Rusia pada Februari lalu.
"Tahun ini kami akan memaksimalkan modernisasi sistem pertahanan anti rudal di Kota Moskow," ujarnya melansir Newsweek, Kamis (23/3).
Keputusan untuk memperkuat pertahanan itu merupakan langkah lanjutan dari instruksi Putin setelah drone jatuh di dekat pangkalan gas alam di Kota Kolomna, sekitar 100 km arah tenggara Moskow bulan lalu. Serangan drone itu disebut sebagai operasi spionase dan sabotase yang berkembang terhadap Rusia oleh Ukraina dan sekutu Barat.
Lebih lanjut, Shoigu menjelaskan bahwa modernisasi pertahanan udara ini termasuk membentuk brigade yang khusus dilatih dan dipersenjatai dengan generasi baru S-350. Sistem rudal buatan industri pertahanan Moskow itu diklaim memiliki kemampuan menyerang target yang lebih akurat dan memiliki biaya produksi yang lebih murah dibanding sistem Patriot Amerika Serikat (AS).
Baca Juga: Bertemu Xi Jinping, Putin Terbuka untuk Perundingan Damai dengan Ukraina
“Pengembangan sistem pertahanan udara merupakan salah satu prioritas militer Rusia. Brigade divisi pertahanan udara akan dibentuk, akan dilatih serta dilengkapi dengan sistem rudal S-350 generasi baru," ujarnya. (bp)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































