INTERNASIONAL

Rusak Akibat Serangan Israel, Iran Ganti Sistem Pertahanan Udara

Sistem pertahanan udara Iran.
Sistem pertahanan udara jarak jauh Arman buatan Iran. (Dok. Wikimedia)

Jakarta, IDM – Iran mengklaim telah mengganti sistem pertahanan udara yang rusak akibat serangan Israel selama 12 hari pada bulan lalu.

Konflik bersenjata dimulai ketika Israel meluncurkan serangan udara ke tiga fasilitas nuklir Iran pada bulan lalu, dan saling balas terus berlangsung hingga keduanya menyepakati gencatan senjata pada 24 Juni yang dimediasi oleh Amerika Serikat (AS) dan Qatar.

Baca Juga: Gencatan Senjata Israel-Suriah Tak Efektif, Korban Tewas di Suwayda Suriah Tembus 1.120 Orang

Deputi Operasi Angkatan Darat Iran Mahmoud Mousavi menuturkan, Iran telah menunjukkan tekad membela diri dari agresi Israel. Namun, ia mengakui bahwa serangan itu telah merusak sistem pertahanan udara.

"Kami mampu melindungi langit menggunakan sistem yang ada dan yang baru, mengamankan wilayah udara Iran. Musuh, terlepas dari upaya putus asanya, gagal mencapai tujuannya," imbuh Mousavi melansir Iran International, Senin (21/7).

Baca Juga: UNRWA Desak Israel Akhiri Blokade, Satu Juta Anak Kelaparan

"Beberapa sistem pertahanan udara kami rusak, ini bukan sesuatu yang bisa kami sembunyikan, tetapi rekan-rekan kami telah menggunakan sumber daya domestik dan menggantinya dengan sistem yang telah disiapkan sebelumnya yang disimpan di lokasi yang sesuai untuk menjaga keamanan wilayah udara," tambahnya.

Israel mengklaim bahwa pihaknya telah menghantam 120 peluncur rudal atau sekitar sepertiga dari total yang dimiliki Iran. Diantaranya termasuk S-300 buatan Rusia dan Bavar-373 buatan dalam negeri. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.