Rudal Rusia Memasuki Wilayah Udara Polandia

Jakarta, IDM - Angkatan Bersenjata Polandia mengatakan bahwa sebuah rudal Rusia yang diluncurkan menuju Ukraina bagian barat sempat memasuki wilayah udaranya pada beberapa waktu lalu.
“Pada tanggal 24 Maret pukul 4:23 pagi, terjadi pelanggaran wilayah udara Polandia oleh salah satu rudal jelajah yang diluncurkan malam ini oleh penerbangan jarak jauh Federasi Rusia,” kata Operational Command of the Polish Armed Forces melalui X, dikutip pada Senin (25/3).
Baca Juga: Perjanjian Militer Dihentikan Sepihak, AS Cari Cara untuk Pertahankan Pasukan di Niger
“Benda tersebut terbang di ruang udara Polandia dekat desa Oserdow (Provinsi Lublin) dan menghabiskan waktu 39 detik di dalamnya. (Rudal) itu diamati oleh sistem radar militer sepanjang penerbangannya,” tambahnya.
Pasukan militer Polandia pun disebut selalu mempersiapkan postur pertahanan yang tinggi terutama setelah pelanggaran wilayah udara yang dilakukan oleh Rusia tersebut. “Semua prosedur yang diperlukan untuk menjamin keamanan wilayah udara Polandia telah diaktifkan,” katanya.
Baca Juga: Junta Myanmar Mulai Rekrut Warga Sipil untuk Ikut Wajib Militer
Kejadian itu muncul usai Ukraina mengatakan Rusia telah meluncurkan sekitar 19 rudal dan tujuh drone Shahed yang menargetkan wilayah Lviv di Ukraina bagian barat, dekat dengan perbatasan Polandia.
Menurut informasi yang tersedia saat ini, pertahanan udara kita menembak jatuh 8 rudal, dan juga menghancurkan ketujuh drone Shahed," kata Kepala administrasi militer regional Lviv, Maksym Kozytskyy melalui Telegram. (bp)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































