INTERNASIONAL

Rosatom Evakuasi 150 Staf dari PLTN Iran

PLTN Bushehr Iran.
PLTN Bushehr Iran. (Foto: Dok. Wikimedia)

Jakarta, IDM – Perusahaan nuklir Rusia, Rosatom, kembali mengevakuasi 150 teknisi yang bertugas di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Bushehr di Iran. Hal ini dilakukan di tengah konflik yang terus berkecamuk antara Iran dan Amerika Serikat (AS)-Israel.

Melansir AA, Rabu (11/3), Kepala Rosatom Alexey Likhachev mengatakan bahwa evakuasi ini merupakan tahap kedua, yang selesai dilakukan pada Selasa (10/3) malam waktu setempat.

Baca Juga: Pemerintah Evakuasi 32 WNI dari Iran, Dipulangkan Dalam Dua Kloter

“Para spesialis nuklir telah menyeberangi perbatasan dengan Armenia dan sekarang sedang menuju pulang,” katanya.

Likhachev pun mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Luar Negeri Rusia, pasukan keamanan, Pemerintah Iran dan Armenia atas bantuan mereka dalam operasi tersebut. Ia menuturkan, sekitar 450 spesialis Rusia masih berada di pembangkit itu untuk saat ini.

Menurut Likhachev, para spesialis yang tersisa tidak dapat kembali ke Rusia karena alasan operasional, termasuk kebutuhan untuk memelihara peralatan penting di PLTN tersebut.

Ia juga mengungkapkan bahwa Rosatom telah mengatur saluran khusus untuk komunikasi antara para pekerja di Iran dan kerabat mereka di Rusia.

Baca Juga: Putin Tawarkan jadi Mediator dalam Konflik Iran

Terkait kondisi di area PLTN Bushehr, Likhachev mengakui situasi "sulit," tetapi tidak ada serangan terhadap lokasi konstruksi maupun pemukiman tempat tinggal para pekerja. Presiden Vladimir Putin, kata dia, secara langsung terlibat dalam memastikan keselamatan karyawan Rosatom di Iran.

Adapun, konflik pecah pada 28 Februari ketika AS dan Israel melancarkan serangan gabungan skala besar terhadap Iran. Hingga kini, dilaporkan lebih dari 1.300 orang telah tewas termasuk Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.