INTERNASIONAL

Resolusi Majelis Umum PBB Tuntut Gencatan Senjata Segera di Gaza

Sidang Majelis Umum PBB UNWAR
Sidang Majelis Umum PBB yang menyerukan gencatan senjata segera dan mendukung UNRWA. (Foto: Dok. Un.org)

Jakarta, IDM – Majelis Umum PBB (UN General Assembly/UNGA) menuntut gencatan senjata segera di Gaza usai 158 suara dari 193 anggota menyetujui resolusi untuk menyelesaikan konflik tersebut.

Dilansir dari Un.org, Kamis (12/12), Resolusi itu disahkan dengan 158 suara mendukung, 9 suara menentang, dan 13 suara abstain. Amerika Serikat (AS) dan Israel termasuk di antara negara-negara yang menentang resolusi gencatan senjata tersebut.

Baca Juga: Zelensky Desak Sekutu Pasok 12 Sistem Patriot Tambahan

Selain itu, UNGA juga mengadopsi resolusi kedua, yang menyerukan Israel untuk mencabut larangannya terhadap badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA) dan menegakkan tanggung jawabnya untuk mengizinkan sekaligus memfasilitasi bantuan kemanusiaan yang aman ke Gaza.

Pada Oktober lalu, Parlemen Israel mengadopsi undang-undang yang melarang UNRWA beroperasi di negaranya, Gaza dan Tepi Barat. Israel mengklaim staff UNRWA berafiliasi dengan kelompok Hamas.

Duta Besar Palestina untuk PBB Riyad Mansour menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan terhadap kedua resolusi tersebut, yang menurutnya “mencerminkan tekad dan kebulatan tekad masyarakat internasional.”

Baca Juga: AS Klaim Sukses Uji Coba Cegat Rudal Balistik di Guam untuk Pertama Kali

"Kami akan terus mengetuk pintu Dewan Keamanan dan Majelis Umum hingga kami melihat gencatan senjata segera dan tanpa syarat diberlakukan dan hingga kami melihat bantuan kemanusiaan didistribusikan secara besar-besaran di seluruh penjuru Jalur Gaza," katanya.

Resolusi UNGA tidak mengikat tetapi mencerminkan opini dunia. Resolusi ini dipicu oleh penggunaan hak veto AS di Dewan Keamanan yang menyerukan gencatan senjata segera di Gaza pada bulan lalu. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.