INTERNASIONAL

Rafale Tiba di Indonesia, Presiden Prabowo dan Macron Sepakat Perluas Kemitraan Global

Prabowo Subianto dan Emmanuel Macron
Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron sepakat memperluas kemitraan strategis kedua negara. (Foto: Dok. Setpres/BPMI)

Jakarta, IDM – Hubungan Indonesia dan Prancis memasuki babak baru. Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Emmanuel Macron sepakat memperluas kemitraan strategis kedua negara menjadi kerja sama global lintas sektor dalam pertemuan kenegaraan di Paris, Kamis (28/5).

Pertemuan yang berlangsung di Istana Élysée itu berlangsung hangat dan sarat pesan geopolitik.

Macron menilai Indonesia memiliki posisi penting dalam strategi Indo-Pasifik Prancis dan Uni Eropa, terutama di tengah meningkatnya ketegangan global.

Baca Juga: Presiden Prabowo dari Paris: Indonesia dan Prancis Harus jadi Kekuatan Perdamaian Dunia

Kerja sama pertahanan menjadi salah satu agenda utama yang mendapat perhatian besar. Presiden Macron menyoroti kedatangan pesawat tempur Rafale pertama di Indonesia sebagai tonggak penting penguatan aliansi strategis kedua negara.

“Kemarin ini ada pesawat tempur Rafale yang pertama yang baru tiba di Indonesia, yang menjadi bukti dari hubungan ini,” kata Macron.

Selain pertahanan, kedua negara mendorong percepatan kerja sama ekonomi melalui penguatan perdagangan dan investasi.

Macron berharap perjanjian ekonomi komprehensif Indonesia-Uni Eropa dapat segera berlaku sehingga membuka peluang investasi lebih luas di sektor energi, kesehatan, transportasi, dan industri pertahanan.

Prancis juga menyatakan kesiapan mendukung pengembangan sumber daya manusia Indonesia melalui peningkatan kerja sama pendidikan dan riset.

Pemerintah Prancis berkomitmen membuka peluang lebih besar bagi mahasiswa dan peneliti Indonesia untuk belajar dan berkolaborasi di Prancis.

Baca Juga: Iran dan AS Kembali Saling Serang

Dalam pembahasan isu internasional, Presiden Macron memberikan penghormatan terhadap posisi Indonesia yang dinilai aktif memperjuangkan perdamaian dunia, khususnya terkait Palestina dan keterlibatan Indonesia dalam misi perdamaian Lebanon.

“Saya ingin memberi penghormatan mengenai posisi Bapak yang sangat berani untuk perdamaian di Timur Tengah,” ujar Macron.

Kunjungan kenegaraan ini sekaligus mempertegas posisi Indonesia sebagai salah satu mitra utama Prancis di Asia Tenggara, khususnya dalam menjaga stabilitas kawasan dan memperkuat tatanan dunia yang damai.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.