INTERNASIONAL

Qatar Jalin Komunikasi dengan Oman-Pakistan, Dorong Deeskalasi dan Pembukaan Selat Hormuz

Juru Bicara Kemlu Qatar Majed Al Ansari.
Juru Bicara Kemlu Qatar Majed Al Ansari. (Foto: Dok. Mofa.gov.qa)

Jakarta, IDM – Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Qatar Majed Al-Ansari mengungkapkan bahwa pihaknya tengah menjalin komunikasi dengan Oman dan Pakistan untuk meredakan ketegangan di kawasan Timur Tengah, yang kembali memanas usai eskalasi terbaru Amerika Serikat (AS) dengan Iran.

Ia memeringatkan, situasi di Selat Hormuz tidak boleh dianggap sebagai hal yang normal, di mana konflik antara AS dan Iran telah menyebabkan aktivitas pelayaran di koridor itu hampir terhenti total.

Baca Juga: Hamas Desak Mediator Tekan Israel Berhenti Melanggar Kesepakatan

"Sejak awal kami telah mengatakan bahwa segala upaya untuk menormalisasi penutupan Selat Hormuz dengan cara seperti ini akan berujung pada eskalasi di kawasan, dan inilah yang kita saksikan kemarin serta hari ini," ujar Al-Ansari melansir Al Jazeera, Kamis (3/9).

"Eskalasi tidak menguntungkan siapa pun, dan kita semua terkena dampak negatifnya. Kami mendorong semua pihak untuk bersikap bijak dan kembali ke meja perundingan," tegasnya.

Ia juga menyoroti kunjungan Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al Thani pada pekan lalu, yang bertujuan untuk mendorong jalur diplomatik guna mengakhiri krisis.

Baca Juga: AS Klaim Serang Target Militer Iran, Balas IRGC

"Semuanya bertujuan untuk mendukung upaya mediasi, berupaya kembali ke jalur perundingan, serta menjamin tidak terjadinya kembali eskalasi di kawasan. Dalam kunjungannya, [Perdana Menteri Qatar] menegaskan kembali sikap konsisten Qatar dalam mendukung upaya diplomatik untuk mencari solusi atas krisis ini," jelasnya.

Sebelumnya, Iran dan Oman telah berunding mengenai jalur sementara melintasi Selat Hormuz. Namun, Iran bersikeras bahwa selat itu tidak akan dibuka sepenuhnya sebelum AS mematuhi Nota Kesepahaman (MoU) yang disepakati pada Juni lalu.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.