Putin Perintahkan Pasukan Militer Perkuat Keamanan di Perbatasan

Jakarta, IDM – Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan pasukan militer negaranya untuk memperkuat keamanan di perbatasan. Hal itu dilakukan untuk memperlancar pergerakan militer dan warga sipil Rusia ke beberapa wilayah Ukraina yang kini dikuasi Moskow.
Dilansir dari Kremlin.ru, Senin (28/5), Putin menyampaikan perintah tersebut saat menghadiri perayaan Hari Garda Perbatasan bersama Federal Security Service. Menurut Putin, fokus utama pasukan militer selama beberapa pekan mendatang yaitu menjaga keamanan di wilayah yang berbatasan dengan zona konflik.
Baca Juga: Panglima TNI Terjunkan Tim Pencari Fakta Usut Penyebab Heli Jatuh di Rancabali
“Penting untuk memastikan pergerakan cepat kendaraan-kendaraan dan kargo militer serta sipil termasuk makanan, bantuan kemanusiaan, bahan-bahan bangunan dikirim ke daerah-daerah yang baru ditaklukkan Rusia,” kata Putin.
Konflik bersenjata antara Ukraina dengan Rusia telah semakin tegang dalam beberapa bulan terakhir, terutama serangan pesawat nirawak di wilayah sepanjang perbatasan. Selain itu, serangan Ukraina juga makin disebut terus merangsek lebih jauh, salah satunya penargetan jalur pipa di barat laut Moskow pada Minggu lalu.
Baca Juga: Dankormar Sematkan Baret Ungu kepada 462 Prajurit Muda Korps Marinir
Rusia pun telah menganeksasi empat wilayah Ukraina yaitu Kherson, Zaporizhzhia, Luhansk dan Donetsk pada September 2022. Kendati demikian, Kyiv menolak hasil aneksasi dan menuding pemerintah Putih telah mengadakan referendum palsu. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































