Dankormar Sematkan Baret Ungu kepada 462 Prajurit Muda Korps Marinir

Jakarta, IDM – Dankormar Mayjen TNI (Mar) Nur Alamsyah menyematkan 462 baret ungu kepada prajurit remaja Korps Marinir di Pantai Baruna Kondang Iwak, Desa Tulungrejo, Malang Selatan, Jumat (26/5).
Dikutip dari keterangan Dispen Kormar, Senin (29/5), pembaretan disematkan kepada 212 bintara remaja Angkatan 42 gelombang I, dan 250 tentara tamtama remaja Angkatan 42 gelombang I yang sebelumnya menempuh pendidikan dasar militer.
Baca Juga: Mainkan Gitar Bas Musik Rock, KSAD Hibur Ratusan Prajurit TNI-Polri di Bandung
Ratusan prajurit remaja Korps Marinir itu mempelajari materi tahap laut, darat, gerilya lawan gerilya, dan lintas medan dari Banyuwangi ke Surabaya serta kursus pemantapan bintara dan tamtama di Komando Latih Korps Marinir (Kormar).

Upacara penyematan baret ungu ini adalah bagian dari implementasi pembinaan dari aspek kultural, yaitu pembinaan tradisi yang menjunjung nilai-nilai luhur, pembinaan karakter, penanamn rasa kebangga dan kehormatan diri serta kecintaan terhadap Korps Marinir.
Dalam sambutannya, Nur Alamsyah menyampaikan penyematan baret ungu ialah identitas prajurit Korps Marinir, sekaligus pertanda dan titik awal lahirnya prajurit-prajurit muda yang militant dan mempunyai pola pikir dan tindak.
Baca Juga: Panglima TNI Terjunkan Tim Pencari Fakta Usut Penyebab Heli Jatuh di Rancabali
“Sesuai nilai-nilai luhur dan kehormatan sebagai prajurit baret ungu serta siap bertugas di palagan bumi pertiwi,” ujar Nur Alamsyah.
“Selamat bergabung di Korps Marinir, setelah ini kalian akan ditempatkan di tengah-tengah prajurit tangguh, petarung terbaik,” sambungnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































