Putin Mengenang Para Prajurit Korut yang Ikut Bertempur di Kursk

Jakarta, IDM – Presiden Rusia Vladimir Putin mengenang dan berterima kasih atas perjuangan para prajurit Korea Utara (Korut) yang ikut serta dalam operasi militer di wilayah Kursk.
Baca Juga: Iran Tawarkan Proposal Baru ke AS
Hal itu ia ungkapkan dalam sebuah pesan selamat atas peresmian 'Museum Peringatan Prestasi Tempur dalam Operasi Militer Luar Negeri'. Museum di Pyongyang itu didedikasikan untuk mengenang Pasukan Bersenjata Korut yang gugur saat operasi militer di luar negeri khususnya Kursk.
"Saya ingin menyampaikan terima kasih yang tulus kepada para prajurit Korea yang gagah berani—para peserta operasi tempur di Wilayah Kursk—dan memberikan penghormatan kepada para pahlawan yang gugur," kata Putin melansir Kcna.kp, Senin (27/4).
Ia menuturkan, museum itu didirikan untuk memperingati kepahlawanan para prajurit Korut dalam mencapai "kemenangan bersama", dan menjadi simbol persahabatan antara kedua negara.
Baca Juga: Gugurnya Praka Rico di Lebanon Perkuat Desakan Indonesia atas Perlindungan Pasukan Perdamaian PBB
"Bertempur bahu-membahu dengan saudara-saudara seperjuangan mereka dari Rusia, para prajurit dan perwira Korut menunjukkan keberanian yang luar biasa dan pengorbanan diri yang tulus, menorehkan kejayaan abadi. Prestasi mereka yang tak tertandingi akan selamanya tetap berada di hati setiap warga negara Rusia," jelas Putin. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































