Puing-puing Rudal Korut Ditemukan di Ukraina

Jakarta, IDM - Tim pemantau sanksi PBB melaporkan bahwa puing-puing sebuah rudal yang mendarat di Kota Kharkiv, Ukraina pada tanggal 2 Januari berasal dari rudal balistik seri Hwasong-11 Korea Utara (Korut).
Melansir Reuters, Selasa (30/4), temuan tim itu disebut telah diserahkan kepada Dewan Keamanan PBB, dalam sebuah laporan setebal 32 halaman. Hal ini dapat membuktikan bahwa Korut telah melanggar embargo senjata.
Baca Juga: Korut Kecam AS yang Pasok ATACMS ke Ukraina
Tim pemantau yang terdiri dari tiga orang itu disebut melakukan perjalanan ke Ukraina pada awal bulan April. Mereka datang untuk memeriksa puing-puing itu tetapi tidak menemukan bukti bahwa rudal dibuat oleh Rusia. Khususnya, mereka “tidak dapat secara independen mengidentifikasi dari mana rudal itu diluncurkan, atau oleh siapa.”
Namun, berdasarkan informasi dari pihak berwenang Ukraina, rudal tersebut dipastikan diluncurkan dari Rusia. Sehingga, itu merupakan rudal asing yang dibeli untuk digunakan terhadap Ukraina.
“Informasi mengenai lintasan yang diberikan oleh pihak berwenang Ukraina menunjukkan bahwa rudal tersebut diluncurkan dari wilayah Federasi Rusia,” tulis laporan tersebut.
Baca Juga: Peringati HUT Angkatan Bersenjata, Iran Soroti Konflik di Gaza
Korut telah berada di bawah sanksi PBB karena membangun program rudal balistik dan nuklir sejak tahun 2006. Sementara, Amerika Serikat (AS) dan sekutunya sudah berkali-kali menuduh Korut mentransfer senjata ke Rusia untuk digunakan melawan Ukraina.
Kendati demikian, baik Rusia maupun Korut membantah tuduhan tersebut. Namun, keduanya semakin mempererat hubungan kerja sama militer usai Presiden Kim Jong Un bertemu Presiden Vladimir Putin pada tahun lalu. (bp)
Hankam

Grup 1 Angkut Tegaskan A400M Perkuat Kemampuan Angkut Udara TNI AU
Grup 1 Angkut menegaskan bahwa keberadaan salah satu alat utama sistem persenjataan (alutsista) terbaru TNI Angkatan Udara (TNI AU) yakni A400M turut memperkuat kemampuan angkut udara dalam mendukung berbagai tugas TNI.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































