Presiden Ukraina Klaim Patriot dan IRIS-T Efektif Menangkal Serangan Udara Rusia

Jakarta, IDM - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa sistem pertahanan udara Patriot buatan Amerika Serikat (AS) dan IRIS-T dari Jerman telah terbukti sangat efektif dalam menangkal serangan drone maupun rudal. Zelensky pun memuji pengorbanan para personel bersenjata yang terus memukul mundur pasukan Rusia.
Dilansir dari President.gov.ua, laman resmi kepresidenan Ukraina, Senin (7/8), kedua persenjataan itu disebut memberikan hasil yang signifikan di medan tempur. Menurut Zelensky, sistem pertahanan udara merupakan salah satu kunci utama dalam memperkuat Ukraina dari hari ke hari.
"Hari ini saya mendengar laporan tentang penggunaan sistem pertahanan udara Patriots dan IRIS-T, ini adalah sistem yang kuat, sangat efektif. Mereka telah memberikan hasil yang signifikan," kata Zelensky.
Baca Juga: Peremajaan Alutsista, Kanada Beli 9 Pesawat Tanker Airbus A330 MRTT
Zelensky juga mengungkapkan sistem pertahanan udara itu berhasil menembak jatuh banyak serangan Rusia selama seminggu terakhir, termasuk 65 rudal dari berbagai jenis, dan 178 drone serbu, termasuk 87 Shahed.
"Dalam minggu ini saja, Rusia telah meluncurkan 65 rudal berbeda dan 178 drone terhadap kami, termasuk 87 Shahed. Kami akan melakukan yang terbaik untuk membuat perisai langit Ukraina menjadi lebih kuat," ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengklaim Rusia menargetkan fasilitas sipil seperti apartemen dan rumah sakit militer. Serpihan dari drone maupun rudal yang ditembak jatuh itu pun menyebabkan kerusakan dan kebakaran.
Baca Juga: Korut Sebut Program Senjata Nuklir untuk Jamin Kedaulatan
"Ukraina dapat memenangkan pertempuran ini, dan perisai langit kita pada akhirnya akan menjamin keamanan seluruh Eropa," imbuhnya.
Sementara, Kepala Staf Presiden Zelensky, Andriy Yermak mengatakan Ukraina telah menggelar pertemuan untuk membahas poin perdamaian bersama 40 negara pada beberapa waktu lalu. Menurutnya, diskusi-diskusi yang dilakukan sangat produktif, meskipun berakhir tanpa tindakan nyata selain komitmen untuk melakukan konsultasi lebih lanjut. (bp)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































