Presiden Ukraina Klaim Hampir 60% Persenjataan Produksi Lokal

Jakarta, IDM – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengklaim bahwa hampir 60% senjata yang digunakan oleh militer Ukraina diproduksi di dalam negeri dan telah melampaui target yang ia tetapkan.
"Selama perang ini, Ukraina telah mencapai tingkat di mana hampir 60% senjata yang kita miliki, senjata di tangan para pejuang kita, adalah buatan Ukraina, dan senjata-senjata itu kuat, banyak diantaranya merupakan senjata canggih," ujarnya melansir laman resmi Kepresidenan Ukraina President.gov.ua, Minggu (7/9).
Baca Juga: Dukung Solusi Dua Negara, Belgia akan Akui Negara Palestina
Tentu saja, masih ada tujuan yang harus kita capai, khususnya, produksi sistem pertahanan udara di Ukraina dan bersama Ukraina, dari berbagai jenis. Ini merupakan tantangan. Dan kita juga harus mencapainya. Ukraina telah membuktikan bahwa, dalam produksi senjata, kita termasuk yang terbaik di dunia.
Zelensky telah lama menargetkan untuk menambah produksi senjata dalam negeri guna memperkuat pertahanan Ukraina di tengah konflik. Pada Juli lalu, ia secara spesifik menargetkan senjata produksi Ukraina mencapai lebih dari 50%.
Baca Juga: 26 Negara Siap Beri Dukungan Militer kepada Ukraina Pascaperang
Di tengah Konflik, Ukraina berfokus pada produksi drone untuk menangkal serangan Rusia. Drone dianggap sebagai senjata yang efektif dan ekonomis untuk menghadapi serangan tersebut. (bp)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































