Presiden Ukraina-AS Bahas Implementasi Izin Produksi Rudal Patriot

Jakarta, IDM – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky membahas langkah lanjutan dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump usai diberikan izin atas lisensi produksi rudal Patriot.
"Para pemimpin membahas implementasi keputusan Presiden Trump memberi lisensi kepada Ukraina untuk memproduksi rudal pencegat sistem Patriot, serta beberapa ide lain yang dapat membantu," tulis Kepresidenan Ukraina melansir President.gov.ua, Rabu (29/7).
Baca Juga: Bandara Internasional Iran Berhenti Operasi karena Serangan AS
Hal itu diungkapkan setelah Zelensky bertemu Trump di Gedung Putih, Washington, Selasa (28/7). Ia menyebut AS sebagai "sahabat sejati Ukraina" karena terus mendukung perlindungan warga sipil dan mendorong perdamaian.
Melalui platform X, Zelensky mengungkapkan turut bertemu tim dari Lockheed Martin, industri pertahanan AS yang memproduksi ATACMS, HIMARS, F-16, dan rudal untuk sistem Patriot. Mereka membahas pengembangan kerja sama termasuk produksi bersama dan pertukaran teknologi.
Baca Juga: Usai Diizinkan Produksi Patriot, Zelensky akan Bertemu Trump
"Kami berbicara tentang kemampuan bersama terkait dengan Patriot dan sistem lainnya. Tim kami sudah mengerjakan solusi spesifik untuk beralih ke produksi bersama secepat mungkin dan meningkatkan kemampuan kami untuk melindungi nyawa. Terima kasih atas dukungan dan semua bantuan Anda!" ujar Zelensky melansir @ZelenskyyUa.
Ukraina telah lama ingin memproduksi rudal Patriot. Rencana pemberian izin atas lisensi rudal itu pertama kali diungkapkan Trump ke Zelensky saat bertemu di sela-sela KTT NATO di Ankara, Turki pada 8 Juli lalu.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































