Presiden Putin Berjanji akan Tingkatkan Kemampuan Tempur Pasukan Operasi Khusus

Jakarta, IDM - Presiden Rusia Vladimir Putin berjanji untuk meningkatkan kapabilitas dan kemampuan serang Pasukan Operasi Khusus. Menurutnya, hal itu merupakan salah satu kunci utama untuk memperkuat militer Rusia secara keseluruhan.
Dilansir dari Kremlin.ru, laman Kepresidenan Rusia, Rabu (28/2), pernyataan itu Putin ungkapkan saat memperingati Hari Pasukan Operasi Khusus, yang resmi ditetapkan sebagai tanggal merah di Rusia sejak tahun 2015.
Baca Juga: Konflik di Gaza Memburuk, Israel Gagal Penuhi Perintah Mahkamah Internasional
"Kami akan terus memperkuat Pasukan Operasi Khusus, meningkatkan mobilitas dan potensi serangan mereka, serta membekali mereka dengan senjata dan perlengkapan mutakhir. Izinkan saya menekankan bahwa ini adalah prioritas utama bagi pembangunan jangka panjang Angkatan Darat dan Angkatan Laut," ujarnya.
Pasukan Operasi Khusus merupakan bagian dari Angkatan Bersenjata Rusia, yang selalu berada dalam kondisi siaga tempur dan melaksanakan tugas tertentu. Unit ini disebut telah bertugas melawan terorisme di Suriah dan Krimea.
Baca Juga: Hindari Wajib Militer, Ratusan Warga Myanmar Ingin Pindah Negara
"Unit Pasukan Operasi Khusus telah membuktikan dalam bertugas bahwa mereka siap, sedari awal, untuk membela Tanah Air dan melindungi kepentingan nasional Rusia di mana pun di dunia," katanya. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































