Presiden Prabowo Tempuh Jalur Realistis soal Gaza, Board of Peace Dinilai Paling Masuk Akal

Jakarta, IDM – Mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal menilai Presiden RI Prabowo Subianto mengambil pendekatan yang sangat realistis dalam menyikapi konflik Gaza.
Menurut Dino, Prabowo memandang Board of Peace sebagai satu-satunya opsi konkret yang tersedia saat ini di tingkat global untuk mendorong gencatan senjata dan perdamaian.
Baca Juga: Perundingan Damai Rusia-Ukraina Kembali Digelar di Abu Dhabi
Pandangan tersebut disampaikan Dino usai bertemu Prabowo di Istana Merdeka. Dalam pertemuan itu, keduanya membahas secara mendalam dinamika geopolitik global serta posisi Indonesia dalam upaya perdamaian Gaza.
“Sekarang ini memang satu-satunya opsi di atas meja adalah mengenai Board of Peace. Tidak ada opsi lain, dan faktanya Board of Peace inilah yang menjadi bagian dari solusi untuk menghentikan gencatan senjata,” ujar Dino.
Dino menyebut Prabowo juga realistis dalam membaca tantangan besar yang menyertai Board of Peace, termasuk pengaruh kuat Israel terhadap kebijakan Amerika Serikat sebagai aktor kunci dalam mekanisme tersebut.
Baca Juga: Indonesia Dorong Kerja Sama di Berbagai Bidang dengan Slowakia
Meski demikian, Prabowo meyakini pengaruh itu dapat diimbangi melalui kekompakan negara-negara Islam.
“Leverage Indonesia mungkin tidak terlalu besar, tapi akan menjadi lebih kuat jika kita solid bersama negara-negara Islam seperti Arab Saudi, Turki, Mesir, Yordania, dan lainnya. Beliau sadar betul ada risikonya,” ungkap Dino. (Ykb)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































