Presiden Prabowo Targetkan Huntara di Agam Selesai Secepatnya, Warga Diminta tak Khawatir

Jakarta, IDM – Presiden RI Prabowo Subianto menargetkan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana di Kabupaten Agam, Sumatra Barat, rampung dalam waktu satu bulan.
Target tersebut ditetapkan agar masyarakat tidak perlu berlama-lama tinggal di tenda pengungsian.
Hal itu disampaikan Presiden saat meninjau langsung Posko Pengungsi di SD 05 Kayu Pasak, Nagari Selareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kamis (18/12).
Baca Juga: Presiden Prabowo: Negara Harus Tegas, tak Boleh Tunduk pada Kepentingan Korporasi
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peninjauan Presiden ke sejumlah wilayah terdampak bencana di Sumatra.
“Saya melihat rumah-rumah hunian sementara sudah mulai dibangun. Bisa selesai sebulan, agar bapak-bapak dan ibu-ibu semua tidak perlu lagi tinggal di tenda,” ujar Prabowo di hadapan warga pengungsi.
Presiden menegaskan, setelah pembangunan huntara rampung, pemerintah akan melanjutkan ke tahap pembangunan hunian tetap.
Baca Juga: Petakan Ancaman Nirmiliter, Kemhan RI Tekankan Koordinasi Lintas Sektor Kementerian dan Lembaga
Hunian tersebut direncanakan memiliki luas sekitar 70 meter persegi dan dibangun dengan standar kelayakan agar aman dan nyaman bagi masyarakat.
Dalam kunjungan itu, Prabowo juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana, termasuk TNI, Polri, Basarnas, pemerintah daerah, relawan, serta masyarakat setempat yang bergotong royong mempercepat proses pemulihan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menambahkan Kecamatan Palembayan merupakan salah satu wilayah dengan dampak bencana cukup berat, sehingga penanganan dan pemulihan di kawasan tersebut menjadi prioritas utama pemerintah pusat. (Ykb)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































