Presiden Prabowo dan Raja Yordania Sepakat Dorong Solusi Dua Negara Demi Perdamaian Palestina

Jakarta, IDM - Presiden RI Prabowo Subianto dan Raja Yordania Abdullah II of Jordan menegaskan komitmen bersama terhadap solusi dua negara sebagai jalan utama mencapai perdamaian Palestina.
Kesepakatan tersebut disampaikan dalam pertemuan bilateral yang berlangsung di Basman Palace, Amman.
Pertemuan menyoroti koordinasi diplomasi terkait konflik Gaza dan Tepi Barat sekaligus penguatan kemitraan Indonesia–Yordania.
Baca Juga: Pentingnya Peran Perempuan sebagai Negosiator dalam Diplomasi Perdamaian
Raja Abdullah II menyampaikan apresiasi atas konsistensi Indonesia dalam mendukung rakyat Palestina serta langkah aktif pemerintahan Prabowo dalam mendorong perdamaian.
“Saya tahu Anda berkomitmen menghadirkan perdamaian dan ketenangan. Komitmen Anda yang berani untuk melindungi rakyat Gaza sangat penting,” ujar Raja Abdullah II.
Prabowo mengatakan solusi dua negara merupakan satu-satunya jalan adil dan berkelanjutan.
Baca Juga: Jepang akan Perkuat Kemampuan Pertahanan Udara Dekat Taiwan
“Satu-satunya solusi yang berkelanjutan adalah solusi dua negara dengan Palestina yang merdeka dan berdiri sendiri,” tegas Prabowo.
Keduanya juga sepakat memperkuat koordinasi politik dan kemanusiaan, menempatkan Indonesia dan Yordania sebagai mitra strategis dalam diplomasi perdamaian Timur Tengah. (Ykb)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































